Lirik dan Chord Lagu Era 90: Dokter Suster - Jamrud

Lagu Dokter Suster cukup populer di telinga pecinta musik Indonesia pada tahun 90-an bahkan hingga saat ini.

Tayang:
Editor: Muhammad Zulfikar
Tribunnews
Vokalis Jamrud Krisyanto 

C A# F G
Dokter dokter tolongin aku

C A# F G
cepat suntik saja sebelum telat

C A# F Fm
suster cantik rawatlah aku

C A# F G
Dokter dokter tolongin aku

C A# F G
cepat suntik saja sebelum telat

C A# F Fm
suster cantik rawatlah aku

C
sluruh badan memang sakit tapi hati yg paling sakit

[Coda]

C E F C (8x) C

Lirik dan Chord Lagu Era 90: Terima Kasih - Jamrud, Terima Kasihku Untuk Semua Waktumu

Lirik dan Chord Lagu Era 90: Putri - Jamrud, Gadis Belia Yang Baru Melek

Profil grup band Jamrud

Jamrud merupakan band cadas yang berasal Cimahi, Jawa Barat. Grup band tersebut terbentuk pada 1984 dengan nama Jamrock.

Seperti dikutip dari Wikipedia, Jamrud sejak terbentuknya dibentuk oleh Azis Mangasi Siagian (gitar), Ricky Teddy (bass) dan Krisyanto (Vokal) serta dikenal sebagai grup musik yang sukses mengusung musik cadas sebagai musik populer di Indonesia pada tahun 1990-an.

Jamrock menjadi grup musik yang mengusung musik Rock yang disegani di seputar daerah Bandung. Saat itu mereka kebanyakan menampilkan lagu-lagu dari grup-grup musik cadas lain yang telah mempunyai nama.

Pamor mereka semakin meningkat saat Krisyanto, Fitrah Alamsyah (gitar) dan Sandhy Handoko (drum) bergabung dengan Jamrock. Krisyanto sendiri pernah meraih predikat sebagai Vokalis Rock Terbaik versi festival rock se-Bandung.

Puas mengusung lagu-lagu milik orang lain, tahun 1995, Azis, Ricky, Krisyanto, Fitrah dan Sandhy mulai menulis materi lagu mereka sendiri dan merekam demo mereka.

Mereka menawarkan demo tersebut ke label rekaman Log Zhelebour (biasa disebut Log) yang memberi sambutan hangat. Jamrock kemudian mendapat kontrak untuk rekaman dan bergabung dengan label rekaman milik Log, yaitu Logiss Records.

Dengan masuknya mereka ke dalam label rekaman milik Log, nama Jamrock diubah menjadi Jamrud. Alasan nama Jamrock diganti menjadi Jamrud karena untuk menghindari permasalahan di kemudian hari dan terasa lebih enak didengar.

Jamrud menjadi matang secara musik dan penampilan di bawah asuhan label rekaman milik Log Zhelebour tersebut.

Penjualan album perdana Jamrud, Nekad (1996), meraih angka penjualan sebanyak 150 ribu keping dalam waktu singkat. Kesuksesan mereka dilanjutkan dengan album kedua mereka, Putri (1997), yang angka penjualannya mencapai 250 ribu keping.

Keuntungan besar dari hasil penjualan album-album Jamrud terus berlanjut hingga mereka merilis Terima Kasih (1998).

Album tersebut sangat populer di kalangan generasi muda Indonesia saat itu, terutama lewat lagu Berakit-rakit dan Terima Kasih, sehingga terjual hingga menyentuh angka 750 ribu keping, prestasi yang sangat luar biasa untuk penjualan album musik cadas di Indonesia saat itu. Mereka juga mendapat anugerah penghargaan sebagai Group Rock Terbaik AMI Award 1999.

Puncak kesuksesan komersial Jamrud adalah album Ningrat (2000) yang mencatat angka penjualan sebanyak dua juta keping di Indonesia dengan populernya single Surti-Tejo dan Pelangi di Matamu di Indonesia.

Album Ningrat mencatat sejarah dengan meraih anugerah 5 penghargaan AMI Award 2000 sungguh luar biasa untuk sebuah grup cadas.

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved