Liga 1 dan 2 2020 Ditunda
Menpora Puji Setinggi Langit Keputusan PSSI Tunda Gelaran Liga 1 dan Liga 2
Menpora Zainudin Amali mengapresiasi sikap PSSI, PT LIB serta jajarannya untuk menunda sementara waktu gelaran Liga 1 2020.
Penulis: Wahyu Septiana | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengapresiasi sikap PSSI, PT LIB serta jajarannya untuk menunda sementara waktu gelaran Liga 1 2020.
Keputusan menunda sementara waktu penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2 disebabkan karena tidak adanya izin keramaian dari pihak kepolisian.
Polri dalam hal ini sebagai otoritas keamanan di Indonesia, memutuskan tidak memberikan rekomendais izin penyelenggaraan pertandingan Liga 1 dan Liga 2.
Sejatinya, kompetisi sepak bola Liga 1 akan bergulir pada 1 Oktober 2020. Sedangkan, Liga 2 direncakan dimulai pada 17 Oktober 2020.
PSSI memutuskan untuk menunda sementara waktu penyelenggaraan kompetisi sampai satu bulan ke depan atau hingga bulan November.
Zainudin Amali menilai sikap dan tindakan yang dilakukan PSSI dan PT LIB sangat bijak disituasi dan kondisi seperti sekarang.
PSSI dan PT LIB sangat berbesar hati menerima semuanya dengan lapang dada terkait penundaan kompetisi.
Padahal, penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2 semuanya sudah siap dijalankan dalam waktu dekat.
"Bahwa apa yang dilakukan Ketum PSSI dan jajaran pengurus serta PT LIB ini tentu kami apresiasi. Saya sebagai Menpora, sikap dari Ketum PSSI dan jajarannya sangat mengedepankan apa yang menjadi keselamatan umum," kata Zainudin saat jumpa pers secara virtual, Selasa (29/9/2020).
"Apa yang disampaikan Mabes Polri sekali lagi sangat kami apresiasi terhadap sikap ketum PSSI dan jajarannya," sambungnya.
Menteri asal Gorontalo itu turut berpesan kepada seluruh insan olahraga di Indonesia, terutama pecinta sepak bola bisa menerima keputusan penundaan ini dengan bijak.
Penundaan ini dilakukan demi kebaikan semuanya karena penyebaran Covid-19 diberbagai daerah masih tinggi.
"Kami mohon kepada seluruh insan olahraga nasional, pelatih, pemain, penyelenggara pertandingan, dll, harus juga bisa pahami apa yang diputuskan federasi," ujar Zainudin Amali.
Zainudin berharap penyebaran Covid-19 bisa cepat menurun agar pelaksanaan kompetisi bisa berjalan sesuai dengan apa yang sudah diharapkan semua pihak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/menpora-zainudin-amali-kelanjutan-kompetisi-sepak-bola-di-indonesia.jpg)