Vandalisme di Tempat Ibadah
Terkait Coretan Provokatif di Musala Pasar Kemis, Gubernur Banten: Jangan Dibesar-besarkan
Gubernur Banten mengatakan pemberitaan aksi corat-corat rumah ibadah itu tidak perlu dibesar-besarkan.
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir
TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Gubernur Banten, Wahidin Halim, berkomentar atas aksi vandalisme provokatif di Musala Darussalam, Perum Villa Tangerang Elok, Kelurahan Kutajaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
WH, panggilan karibnya, meminta pemberitaan aksi corat-corat rumah ibadah itu tidak perlu dibesar-besarkan.
"Ya, itu jangan dibesar-besarkan lah," ujar WH, di Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Kamis (1/10/2020).
WH menganggap pelaku vandalisme yang diketahui berinisial S (18) itu stres atau gangguan mental akibat mengonsumsi informasi di media sosial tanpa menalar dengan baik.
"itu ternyata mereka atau anak yang terpengaruh oleh medsos. Jadi semacam ada kebencian pribadi dia," ujarnya.
WH tidak terlalu mengkhawatirkan aksi vandalisme yang penuh kata-kata bernada adu domba itu.
"Di samping stres, sebenarnya stresnya karena banyak pengaruh bacaan. Saya kira itu bukan sesuatu yang saya khawatirkan," ujarnya.
Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, coretan di Musala Darussalam itu ditemukan oleh warga setempat pada Selasa petang (29/9/2020).
• Pemuda Tersangka Aksi Vandalisme Musala di Pasar Kemis Dua Kali Melakukan Pengrusakan
• Bupati Tangerang Kecam Aksi Vandalisme Coretan di Musala Pasar Kemis, Imbau Warga Tidak Terprovokasi
• 150 Kematian per Tahun Karena Rabies, Lalu Lintas Hewan di Bandara Soekarno-Hatta Diperketat
Aparat kepolisian pun bergerak cepat dan menangkap S.
Selain coretan, S juga melakukan pengerusakan sejumlah sarana-prasarana di musala itu. Aparat pun masih melanjutkan penyidikan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/gubernur-banten-wahidin-halim-di-kantor-pemkot-tangsel-jalan-maruga-ciputat-kamis-1102020.jpg)