Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Alasan Sudinakertrans Jakpus Beri Izin Sejumlah Kantor Kembali Beroperasi

Sudinakertrans Pemerintah Kota Jakarta Pusat telah menutup 93 kantor yang melanggar PSBB ketat.

TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Kepala Seksi Pengawasan Sudinakertrans Jakarta Pusat, Kartika Lubis, saat diwawancarai awak media, di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (2/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Sudinakertrans) Pemerintah Kota Jakarta Pusat telah menutup 93 kantor yang melanggar PSBB ketat.

Kepala Seksi Pengawasan Sudinakertrans Jakarta Pusat, Kartika Lubis, mengatakan beberapa kantor tersebut telah diizinkan beroperasi kembali.

"Beberapa kantor sudah beroperasi lagi. Hari ini ada tim kami yang mendatangi kantor-kantor tersebut," kata Kartika, saat diwawancarai awak media, di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (2/10/2020).

Jika perusahaan tersebut kembali melanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), akan dikenakan sanksi denda Rp50 juta.

Nantinya, kata Kartika, uang tersebut akan dialokasikan ke dalam kas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Jika perusahaan tersebut masih melanggar, kami akan menutup sementara dengan memberikan sanksi membayar denda sebesar Rp 50 juta ke kas daerah Pemprov DKI Jakarta," jelasnya.

"Setelah dibuka kembali ini, kami minta kepada perusahaan untuk tertib dalam pelaksanaan protokol kesehatan. Supaya masyarakat DKI Jakarta sehat dan perekonomian di Jakarta juga membaik," lanjutnya.

Telah Tutup 93 Kantor yang Melanggar PSBB

Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Sudinakertrans) Pemerintah Kota Jakarta Pusat telah menutup 93 kantor yang melanggar PSBB.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved