Polisi Gadungan Culik Pegawai Toko Bunga
Perampok Berkedok Polisi Suruh Pegawai Toko Bunga Lari Sebagai Tes Narkoba
Doyok dan tiga rekannya sempat diculik pelaku dengan dalih diamankan karena sudah berjudi
Penulis: Bima Putra | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Ahmad Sofian (35) alias Doyok masih mengingat betul peristiwa perampokan yang menimpa dia dan tiga rekannya pada Selasa (6/10/2020) lalu.
Keempat pelaku yang datang mengaku anggota Polri saat Doyok dan tiga rekannya bermain handphone di pelataran toko bunga tempat mereka bekerja.
Doyok dan tiga rekannya sempat diculik pelaku dengan dalih diamankan karena sudah berjudi dan mengkonsumsi narkoba sehingga harus menjalani pemeriksaan.
"Habis disuruh masuk bagasi mobil tadinya saya kira mau dibawa ke Polres. Karena mereka bilang kami mau didata dan tes urine," kata Doyok di Makasar, Jakarta Timur, Kamis (8/10/2020).
Saat kejadian Doyok dan tiga rekannya memang tidak meminta pelaku menunjukkan kartu identitas sebagai anggota Polri karena terlalu takut.
Postur berperawakan tegap dan penggeledahan yang dilakukan membuat mereka percaya kedok aparat yang digunakan pelaku beraksi.
Dari tempat mereka bekerja di Jalan Raya Pondok Gede, Kelurahan Halim Perdanakusuma, Kecamatan Makasar mereka dibawa berkeliling.
"Kami diturunkan dari mobil di Flyover Pancoran (Jakarta Selatan). Disuruh lari, katanya nanti kelihatan kami pakai narkoba atau tidak. Kalau enggak pakai (narkoba) baru dipulangkan ke kios," ujarnya.
Lantaran percaya perkataan pelaku, Doyok dan satu rekannya, Aep memilih turun dari mobil lalu berlari, sementara satu temannya Iqbal memilih melawan.
• Gelar Demo di Tengah Pandemi Covid-19, Demonstran Diminta Bersihkan Diri Sebelum Bertemu Keluarga
• Dipukul Kunci Roda oleh Rampok Mengaku Polisi di Pondok Gede, Pegawai Toko Bunga Belum Bisa Kerja
• Lawan Rampok Ngaku Polisi, Pegawai Toko Bunga Dituduh Narkoba, Diculik hingga Dipukul Kunci Roda
Iqbal meminta keempat pelaku mengembalikan tiga handphone dan sejumlah uang yang dirampas dengan dalih diamankan jadi barang bukti.
"Tapi pas melawan itu malah dipukul kunci roda, dipukul dari belakang di bagian kepala. Saya enggak bisa nolong karena sudah lari duluan. Baru tahu pas mobil pelaku kabur," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ahmad-sofian-alias-doyok-saat-memberi-keterangan-di-makasar-jakarta-timur.jpg)