Demo Tolak UU Cipta Kerja
Kondisi Jakarta Pasca-Demo Tolak UU Cipta Kerja, 20 Halte Rusak hingga Kantor ESDM Hancur Dijarah
Demonstrasi menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, pada Kamis (8/10/2020) berujung ricuh.
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Siti Nawiroh
TribunJakarta.com memantau, salah satu bagian yang rusak parah ada di lobby depan gedung.
Kaca di depan lobby tersebut tampak porak poranda usai terkena lemparan batu oleh massa aksi.
Dikutip TribunJakarta.com dari berbagai sumber bahkan massa aksi diduga melakukan penjarahan.
Salah seorang security Kantor ESDM mengatakan barang-barang yang dijarah antara lain komputer dan beberapa laptop hingga handphone yang berada di pos keamanan.
2. Ekskavator MRT Dibakar

Sejumlah peralatan konstruksi MRT Fase 2 tak luput dari amuk massa aksi tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja.
Corporate Secretary PT MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin mengatakan, ada dua mini ekskavator yang dibakar pendemo.
Adapun pembakaran terjadi di depan Kantor Sinarmas Land Plaza, Menteng, Jakarta Pusat.
• Haris Azhar & Ketua Baleg Adu Mulut Soal Omnibus Law, Najwa Sindir Puan: Gak Akan Matikan Mic Kalian
Selain membakar sejumlah alat berat, pendemo juga merobohkan pagar proyek.
"Beberapa peralatan konstruksi MRT Fase 2 terdampak di antaranya dua perangkat Mini Excavator milik kontraktor CP201 dan pagar proyek yang rubuh," ucap Kamal dalam pesan singkatnya, Kamis (8/10/2020).
Adanya kericuhan di sejumlah titik juga membuat rute MRT Jakarta diperpendek.
Sementara waktu, MRT Jakarta hanya beroperasi dari Stasiun Lebak Bulus hingga Stasiun Dukuh Atas BNI.
5. Gedung Bioskop Dibakar
Bangunan bekas bioskop Grand Theater di kawasan Senen, Jakarta Pusat, dibakar massa yang anarkistis, Kamis (8/10/2020) malam.
Para petugas pemadam kebakaran yang didukung 30 unit mobil pemadam berupaya memadamkan api hingga Jumat (9/10/2020) dini hari.
• Nathalie Holscher dan Sule Dituding Settingan, Mbak You Buka Suara: Saya Kenal Dia Sudah 8 Tahun