Antisipasi Virus Corona di Depok

Depok Masuk 12 Wilayah Prioritas Penanganan Covid-19, Gugus Tugas : Seharusnya Dari Dulu`

Sri mengatakan tidak ada kata terlambat untuk menjadikan Kota Depok menjadi wilayah prioritas penanganan Covid-19 Kota Depok.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Sri Utomo, saat dijumpai di Balai Kota Depok, Senin (12/10/2020 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Presiden Joko Widodo, menetapkan 12 wilayah yang menjadi prioritas penanganan Covid-19, lantaran memiliki 1.000 kasus aktif hingga saat ini.

Ke-12 daerah tersebut diantaranya adalah Jakarta Pusat, Utara, Selatan, Barat, Timur, Kota Ambon, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, Kota Jayapura, Kota Padang, dan Kota Ambon.

“Saya juga minta dua Minggu ke-depan diprioritaskan 12 Kabupaten/Kota yang memiliki kasus aktif lebih dari 1.000,” ujar Jokowi dalam keterangan pers dari Istana Kepresidenan.

Menanggapi pernyataan  tersebut, Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Sri Utomo, menyebutkan, seharusnya hal tersebut dilakukan sejak awal.

“Seharusnya dari dulu karena Depok yang memulai. Artinya kalau Depok yang memulai harus dikonsentrasikan dong,” kata Sri Utomo di Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Senin (12/10/2020).

Kendati demikian, Sri mengatakan tidak ada kata terlambat untuk menjadikan Kota Depok menjadi wilayah prioritas penanganan Covid-19 Kota Depok.

“Enggak, enggak ada terlambat itu lebih baik jalan daripada disebut terlambat atau tidak. Depok itu penduduknya banyak, wilayahnya sempit, dan berdekatan dengan DKI, dan pertama sekali dinyatakan ada Covid-19 di Indonesia,” tuturnya.

Terakhir, Sri berujar bahwa pihaknya tidak mempersoalkan keputusan Depok menjadi wilayah prioritas yang baru ditetapkan ini.

Baca juga: Jemput Bola di Wali Kota Jakarta Barat, PMI DKI Jakarta Targetkan 1000 Kantong Darah

Baca juga: Wali Kota Tangerang Layangkan Surat ke Presiden Jokowi Tangguhkan UU Omnibus Law

Baca juga: Tambah Dua Hektar, Pemkot Depok Jamin Ketersediaan Lahan Makam Covid-19

“Sebenarnya bukan dari awal. Gak menyalahkan Presiden, tidak. Presiden sudah pusing itu, tapi mulai sekarang Gubernur siapapun harus memikirkan Kota Depok,” pungkasnya.

Sekedar informasi, saat ini kasus terkonfirmasi positif di Kota Depok telah mencapai 5.602 orang, dengan rincian 3.924 diantaranya berhasil sembuh, dan 162 lainnya meninggal dunia.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved