Breaking News:

Jakarta Terapkan PSBB Transisi

Kritik Kebijakan Masa Transisi Anies, Epidemiolog Ramal Kasus Covid-19 Kembali Meroket Akibat Demo

Pakar epidemiologi UI Tri Yunis Miko Wahyono menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terlalu terburu-buru menerapkan PSBB masa transisi.

Editor: Dionisius Arya Bima Suci
Tribunjakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menggelar konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (22/5/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi menghentikan rem darurat pengetatan Pembatsan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Dengan demikian, mulai hari ini hingga 25 Oktober 2020 mendatang, DKI akan kembali menerapkan masa transisi.

Sejumlah pelonggaran pun bakal kembali diterapkan di ibu kota delama dua pekan ke depan.

Terkait hal ini, Epidemiolog Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Tri Yunis Miko Wahyono buka suara.

Menurutnya, Anies Baswedan menerapkan PSBB transisi terlalu terburu-buru.

Baca juga: Ini Kumpulan Lirik dan Chord Gitar Lagu Era 90-an yang Populer: Ada Dewa 19 hingga Nike Ardila

Baca juga: Patroli di Sukmajaya, Tim Jaguar Ringkus 2 Pelaku Spesialis Pencurian Motor

Apalagi, terjadi unjuk rasa pada Kamis (8/10/2020), yang diikuti ribuan demonstran untuk menolak Undang-undang Cipta Kerja.

Hal tersebut, menurut Miko, akan menaikkan angka kasus Covid-19 bila dilakukan tes swab.

"Pak Gubernur terlalu terburu-buru melakukan PSBB transisi di saat ancaman covid-19 tinggi akibat demo beberapa hari lalu. Adanya demo kemarin akan meningkatkan kecepatan penularan," ucap Miko saat dihubungi, Senin (12/10/2020).

Ahli Epidemilogi Universitas Indonesia ini menjelaskan, bila saat ini angka reproduksi Covid-19 adalah 1, maka rata-rata pertambahan kasus 900 tambah 900 per hari.

Namun dengan adanya demo ditambah penerapan PSBB transisi, Miko menduga angkanya menjadi dua kali lipat atau sekitar 1.800 kasus per hari.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved