Breaking News:

Demo Tolak UU Cipta Kerja

Polda Metro Jaya Tahan 14 Tersangka Kerusuhan Demo Tolak UU Cipta Kerja

Jumlah tersangka yang dilakukan penahanan pada kasus kerusuhan demo tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja bertambah.

TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Polisi membentuk barikade di Simpang Harmoni, Jakarta Pusat, untuk menghalau massa aksi tolak UU Cipta Kerja, Kamis (8/10/2020) siang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Jumlah tersangka yang dilakukan penahanan pada kasus kerusuhan demo tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja bertambah.

Kini, Polda Metro Jaya telah menahan 14 tersangka yang diduga terlibat dalam kerusuhan tersebut.

"87 orang sudah naik sidik (penyidikan). Dari 87 itu sudah 14 tersangka yang kita lakukan penahanan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Minggu (11/10/2020).

Dari 87 tersangka, lanjut Yusri, hanya 43 orang yang dilakukan gelar perkara.

"Kita tetapkan sebagai tersangka setelah kita lakukan pendalaman dan gelar perkara, 14 orang ditahan," kata dia.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menetapkan 87 massa perusuh saat demo menolak UU Cipta Kerja sebagai tersangka.

"Kemarin kan saya bilang 285 orang sedang didalami. Nah sekarang diperkecil lagi tinggal 87 orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka," ujar Yusri.

Dari 87 tersangka tersebut, 14 orang di antaranya telah dilakukan penahanan.

5 Orang Jadi Tersangka Gegara Lawan Petugas Saat Demo Cipta Kerja di Kabupaten Tangerang

Polisi Tetapkan 9 Tersangka Demo Anarkis Tolak UU Cipta Kerja di Kabupaten Tangerang

Menurut Yusri, 14 orang itu dijerat Pasal 170 KUHP karena melakukan perusakan fasilitas dan pengeroyokan terhadap petugas.

"Sisanya karena memang ancamannya di bawah lima tahun, rata-rata satu tahun, ada juga yang empat bulan, kita kenakan wajib lapor," kata dia.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved