Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Damkar Jakarta Timur Perluas Lokasi Penyemprotan Disinfektan

Upaya memutus penularan Covid-19 lewat penyemprotan disinfektan terus dilakukan Sudin PKP Jakarta Timur.

Dokumentasi Sudin PKP Jakarta Timur
Personel Sudin PKP Jakarta Timur saat proses penyemprotan disinfektan di permukiman warga, Senin (12/10/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Upaya memutus penularan Covid-19 lewat penyemprotan disinfektan terus dilakukan Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Timur.

Kasi Ops Sudin PKP Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan sejak tanggal 14 Maret hingga 12 Oktober 2020 pihaknya sudah melakukan penyemprotan di 7.409 lokasi.

"Ini akumulasi jumlah penyemprotan disinfektan dari 10 Kecamatan Jakarta Timur. Untuk tanggal 12 Oktober kemarin kita lakukan penyemprotan di 52 lokasi," kata Gatot di Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (13/10/2020).

Penyemprotan disinfektan di 7.409 lokasi itu melibatkan 10.839 unit mobil pompa, dan 31.897 personel yang juga bertugas mensosialisasikan bahaya Covid-19.

Jumlah dan lokasi yang disemprot disinfektan dipastikan bertambah karena dalam satu hari jajaran Sudin PKP Jakarta Timur melakukan penyemprotan di puluhan lokasi.

"Kita lakukan penyemprotan disinfektan di permukiman warga, jalan protokol, tempat ibadah, gedung sekolah, pasar, dan kantor-kantor pemerintahan. Kita juga imbau warga mematuhi protokol kesehatan," ujarnya.

Personel Sudin PKP Jakarta Timur saat proses penyemprotan disinfektan di permukiman warga, Senin (12/10/2020)
Personel Sudin PKP Jakarta Timur saat proses penyemprotan disinfektan di permukiman warga, Senin (12/10/2020) (Dokumentasi Sudin PKP Jakarta Timur)

Gatot menuturkan warga yang hendak meminta nanti penyemprotan disinfektan bisa datang ke sektor di masing-masing Kecamatan atau pos di Kelurahan.

Meski dilibatkan dalam penanganan pandemi Covid-19, dia memastikan pihaknya tetap menerima setiap laporan evakuasi dan kebakaran warga.

"Jadi kita lakukan pembagian tugas, agar ketika warga melapor kebakaran atau meminta bantuan evakuasi bisa langsung kita tindaklanjuti. Kita tetap siaga 24 jam untuk membantu warga," tuturnya.

Baca juga: Hari Pertama PSBB Transisi Jakarta, Jumlah Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Malah Naik 5 %

Baca juga: Antisipasi Macet Imbas Demo Tolak UU Cipta Kerja, Parkir IRTI Monas Ditutup

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved