Antisipasi Virus Corona di Bekasi
527 Keluarga di Kota Bekasi Jadi Klaster Sebaran Covid-19
Penularan Covid-19 dari klaster keluarga kerap terjadi di Kota Bekasi, angka kasus keluarga yang terpapar dari Maret hingga Oktober 2020 mencapai 527.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Penularan Covid-19 dari klaster keluarga kerap terjadi di Kota Bekasi, angka kasus keluarga yang terpapar dari Maret hingga Oktober 2020 mencapai 527 kasus.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi, Dezy Syukrawati mengatakan, 527 keluarga itu terdiri dari 1362 jiwa yang terkonfirmasi positif.
"Total kasus keluarga Maret sampai Oktober 527 keluarga dengan jumlah jiwa 1362," kata Dezy saat dikonfirmasi, Kamis, (15/10/2020).
Dia menambahkan, untuk angka reproduksi Covid-19 atau angka Rt di Kota Bekasi hingga saat ini berada di 1,15 dengan tingkat positivity rate 13,75 persen.
"Jadi untuk Rt-nya saat ini masih di atas satu, lalu kalau positivity rate-nya merupaka kasus aktif berbanding dengan jumlah warga yang telah dites," jelasnya.
Sedangkan untuk sebaran kasus Covid-19 secara kumulatif, hingga data terakhir yang dipublikasi pada Senin, (12/10/2020), warga Kota Bekasi yang terkonfirmasi positif mencapai 4917 orang.
"Angka kasus secara kumulatif 4917 orang, dari total kasus itu ada 4045 orang yang dinyatakan sembuh," kata Dezy.
Dia menjelaskan, untuk angka kasus aktif atau yang masih menjalani perawatan sampai dengan hari ini sebanyak 739 orang.
"Kasus kematian terkonfirmasi positif sampai dengan hari ini mencapai 133 orang, sisanya (dari angka kumulatif setelah dikurangi angka sembuh) masih menjalani perawatan," terang dia.
Adapun kasus aktif yang menjalani perawatan berada di sejumlah tempat baik di RSUD milik pemerintah, RS Darurat, Green Hotel dan RS Swasta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona.jpg)