Breaking News:

Kronologi Tukang Bubur Ditipu di Bandara Soekarno-Hatta, Awalnya Mau Pesan Ratusan Porsi

Awal mula kejadian ketika D yang merupakan pelanggan R memesan 500 porsi bubur untuk sebuah hajatan di Bandara Soekarno-Hatta.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Elga H Putra
Tribun Jakarta/Ega Alfreda
Polresta Bandara Soekarno-Hatta saat mengungkap kasus penipuan yang menimpa tukang bubur di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (15/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengungkap penipuan yang menimpa seorang tukang bubur berinisial R (34) di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta.

Kejadian tersebut terjadi pada tanggal 9 Oktober 2020 saat R bertemu dengan tersangka utama berinisial D di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta.

Awal mula kejadian ketika D yang merupakan pelanggan R memesan 500 porsi bubur untuk sebuah hajatan di Bandara Soekarno-Hatta.

"Korban ini awalnya memang sudah mangkal di kawasan Cadas, Kabupaten Tangerang dan diminta D untuk cek lokasi di Terminal 2 keesokan harinya," jelas Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Adi Ferdian Saputra, saat merilis kasus tersebut di kantornya, Kamis (15/10/2020).

Kemudian, pada tanggal 9 Oktober 2020, keduanya bertemu di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 12.30 WIB.

Setibanya di parkiran motor 2E Bandara Soekarno-Hatta, D kemudian meminjam motor R beserta STNK motor Nmax tahun 2020 milik korban.

"Alasan pelaku utama ini untuk mengurus pass bandara di kantor otoritas Bandara Soekarno-Hatta," sambung Adi.

Namun, sudah ditunggu selama dua jam lebih, tersangka yang membawa motor R tidak kunjung terlihat batang hidungnya.

Membuat R langsung melaporkan kejadian yang menimpa dirinya itu ke Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved