Toko Buku Setia Kawan di Senen Terbakar Pascarusuh, Karyawan Merana Akibat Massa Anarkis

Namun, sisa-sisa bekas kerusuhan silam itu, masih terlihat di dalam area kompleks Ruko Maya Indah di samping bioskop tua era Hindia Belanda.

Tayang:
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Elga H Putra
Tribun Jakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Suasana Toko Buku Setia Kawan di Kawasan Kramat, Senen, Jakarta Pusat pada Kamis (15/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, SENEN - Sudah sepekan lebih bentrokan massa anarkis pascademonstrasi penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja di Senen, Jakarta Pusat, berlalu.

Namun, sisa-sisa bekas kerusuhan silam itu, masih terlihat di dalam area kompleks Ruko Maya Indah di samping bioskop tua era Hindia Belanda.

Amukan dahsyat si jago merah turut melumat sejumlah ruko itu.

Jelaga hitam membekas di deretan ruko yang terbakar.

Kaca-kaca ruko yang dipecahkan petugas damkar untuk memudahkan akses air masuk, masih menganga.

Siang itu, Kamis (15/10/2020), Andri (45) duduk di seberang ruko Toko Buku Setia Kawan sembari melihat beberapa petugas Penanganan Pra Sarana dan Sarana Umum (PPSU) Kramat membersihkan sisa-sisa buku yang telah menjadi abu ke dalam truk.

Seusai ruko lantai 4 itu hangus diamuk api, manajer operasional Toko Buku itu seakan masih bermimpi.

Nafsu makannya pun sempat hilang.

"Saya sekarang masih berpikir antara yakin dan enggak yakin. Setiap bangun tidur bertanya benar atau enggak. Enggak tenang tidur. Doyan makan baru kemarin," ujarnya saat berbincang dengan TribunJakarta.com di lokasi, di Kawasan Kramat, Senen, Jakarta Pusat.

Sebab, pascakejadian itu, banyak hal yang harus dipikirkan.

Terutama, nasib 12 karyawannya yang bergantung dengan pekerjaan ini.

"Kita karyawan ada 12, orang enggak punya pekerjaan lain selain di sini," keluhnya.

Uwie Zalianty, penanggung jawab keuangan toko senasib dengan Andri.

Suasana Toko Buku Setia Kawan di Kawasan Kramat, Senen, Jakarta Pusat pada Kamis (15/10/2020).
Suasana Toko Buku Setia Kawan di Kawasan Kramat, Senen, Jakarta Pusat pada Kamis (15/10/2020). (Tribun Jakarta/Satrio Sarwo Trengginas)

Di lokasi, ia mondar-mandir meminta petugas PPSU dan karyawan untuk makan siang selepas bekerja.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved