Jakarta Terapkan PSBB Transisi
Demi Swafoto, Pengunjung Wisata Kota Tua Jakarta Abaikan Protokol Kesehatan
Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, sudah kembali dibuka setelah Pemprov DKI Jakarta kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.
TRIBUNJAKARTA.COM, TAMANSARI - Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat sudah kembali dibuka setelah Pemprov DKI Jakarta kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.
Namun, pengunjung di kawasan wisata sejarah Kota Tua sore ini belum terlalu banyak.
Hanya dua pintu yang dibuka untuk pengunjung masuk yakni Pintu Kota Intan dan Pintu arah Bank Mandiri.
Di dua pintu itu sejumlah petugas berseragam coklat memantau pengunjung yang masuk.
Meski begitu saat memasuki halaman Kota Tua pengunjung tidak dicek suhu tubuh.
Mereka juga tidak diwajibkan mencuci tangan meskipun tempat cuci tangan berjejer di sekeliling Kota Tua.
Sayangnya, para pengunjung disana terlihat kerap membuka masker.
Mereka kerap membuka masker ketika berswafoto ataupun ketika petugas lengah.
Wisatawan yang tidak memakai masker pun tidak selalu ditegur oleh petugas.
Petugas hanya akan tegas bila pengunjung memasuki halaman tengah Kota Tua.
Meski wisata Kota Tua sudah dibuka untuk umum, halaman tengah Kota Tua tidak boleh dimasuki pengunjung.
Pengunjung dilarang masuk halaman tengah meskipun hanya sebatas melintas di dalamnya.
Misalnya saja ketika sekelompok pemuda melintas di halaman tengah, petugas segera menegur mereka.
Baca juga: Ingin Wisata ke Jakarta Aquarium, Akan Dibuka Kembali 23 Oktober 2020
"Mbak-mbak, jangan lewat situ! lewat pinggir saja!" kata seorang petugas ke pengunjung.
Pengunjung memang hanya boleh memenuhi pinggiran halaman tengah Kota Tua.
Mayoritas dari mereka hanya dapat berfoto di tempat tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/pengunjung-taman-fatahilah-psbb-trabsisi.jpg)