Buronan Cai Changpan Gantung Diri
RS Polri: Jenazah Cai Changpan Sudah Membusuk, Belum Ada Keluarga Datang Hingga Siang Hari Ini
Kepala Instalasi Forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati Arif Wahyono sebut jasad terpidana mati Cai Changpan sudah membusuk.
Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina
TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Kepala Instalasi Forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati Arif Wahyono sebut jasad terpidana mati Cai Changpan sudah membusuk.
Usai ditemukan tewas gantung diri di dalam Hutan Jasinga, Bogor, Jawa Barat, jenazah Cai Changpan dibawa ke RS Polri untuk di autopsi.
Pada Sabtu (17/10/2020) sekira pukul 19.22 WIB, jasad bandar narkoba terpidana mati Cai Changpan tiba di Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati.
Jasad tiba di RS Polri menggunkan ambulans berpelat B 1728 VVM.
Meski masih dalam proses pemeriksaan, Arif memastikan jasad sudah dalam kondisi membusuk.
"Iya benar. Jenazahnya sudah dalam kondisi membungkus selain ada bekas luka di leher. Namun untuk lebih lanjut kita masih periksa ya. Kita masih memeriksa yang lain-lainnya juga," katanya kepada TribunJakarta.com, Minggu (18/10/2020).
Nantinya untuk hasil autopsi akan diserahkan kepada pihak penyidik.
"Nanti hasilnya kami serahkan ke penyidik. Untuk sekarang jenazah masih kami periksa," jelasnya.
Sementara itu, menurut satu diantara petugas di RS Polri yang enggak disebutkan namanya, pihak keluarga Cai Changpan belum datang Rumah Sakit untuk mengurus penanganan jenazah.
"Keluarganya belum ada yang datang. Sampai sekarang belum ada yang datang," katanya di lokasi.
Masih proses autopsi
Kepala Instalasi Forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati Arif Wahyono sebut jasad terpidana mati Cai Changpan masih dalam proses autopsi.
"Jenazahnya masih kami periksa. Intinya masih dalam pemeriksaan dan hanya itu yang bisa kita sampaikan sejauh ini," katanya kepada TribunJakarta.com, Minggu (18/10/2020).
Kendati begitu, Arif memastikan bila terdapat luka pada bagian leher Cai Changpan.
Namun, ia belum bisa memberikan keterangan resmi terkait luka tersebut.

"Iya benar ada luka pada bagian leher. Tapi masih kami periksa apakah jeratan atau apa. Tapi yang jelas benar ada luka dibagian leher," jelasnya.
Untuk diketahui, Cai Changpan merupakan napi Lapas Kelas I Tangerang yang kabur dari selnya pada 14 September 2020 lalu.
Ia berhasil kabur dengan cara menggali lubang sepanjang 30 meter.
Dia divonis mati Pengadilan Negeri Tangerang pada tahun 2017 karena terbukti jadi bandar narkoba dengan barang bukti 10 kilogram sabu.