Banjir Kepung Jakarta
4 Pompa Dikerahkan Atasi Banjir Rob di Permukiman Muara Angke
Banjir rob merendam kawasan Muara Angke di RW 022 Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (20/10/2020).
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Banjir rob merendam kawasan Muara Angke di RW 022 Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (20/10/2020).
Untuk mengatasi banjir ini, sejumlah pompa dikerahkan pemerintah setempat.
Lurah Pluit Rosiwan mengatakan, pihaknya sudah mengerahkan empat pompa untuk mengatasi banjir rob tersebut.
"Penanganannya kita operasikan pompa stasioner dua unit dan pompa mobile di Kali Asin juga dua unit," kata Rosiwan saat dikonfirmasi.
Dijelaskan Rosiwan, kapasitas empat pompa stasioner dan pompa mobile yang dikerahkan sama.
Masing-masing berkapasitas 500 liter per detik dan diharapkan dapat memompa banjir rob agar bisa surut dalam waktu cepat.
Rosiwan menambahkan, banjir rob ini hanya merendam satu RW di Kelurahan Pluit yang tak lain adalah RW 022.
Selain itu, hingga kini dipastikannya belum ada warga yang mengungsi.
"Nggak ada yang ngungsi. Itu kan banjir rob, (warga) sudah biasa ya," kata Rosiwan.
Adapun menurut warga setempat, banjir akibat air pasang laut ini sudah terjadi selama tiga hari berturut-turut.
Warga RT 01 RW 022 Kelurahan Pluit, Heri Kusuma (42) menuturkan, selama tiga hari ini banjir rob sudah merendam permukiman warga serta jalanan ke kawasan Pelabuhan Kaliadem hingga ke pengasinan Muara Angke.
"Ini sudah tiga hari berturut-turut. Titiknya dari Kaliadem sampai ke wilayah Pengasinan," kata Heri saat ditemui di lokasi.
Menurut Heri, ketinggian banjir rob berangsur-angsur naik sejak pertama kali merendam kawasan Muara Angke pada Minggu (18/10/2020).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/banjir-rob-merendam-permukiman-warga-di-kawasan-muara-angke-selasa-20102020.jpg)