Anak Dibunuh Karena Membela, Terkuak Perjalanan Hidup Ibu Muda Korban Rudapaksa yang Hamil 4 Bulan

Kasus pembunuhan bocah dan pemerkosaan ibu muda di Aceh Timur kembali menguak fakta terbaru.

Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Siti Nawiroh
Serambi Indonesia
Korban DN ditemani suaminya, AY, serta keluarga lainnya, di RSCM Langsa, Senin (19/10/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kasus pembunuhan bocah dan pemerkosaan ibu muda di Aceh Timur kembali menguak fakta terbaru.

Untuk diketahui, peristiwa ini berawal ketika SB (41) masuk ke rumah wanita dan memperkosanya sampai membunuh anak sang wanita yang berusaha membela ibunya pada Sabtu (10/10/2020).

Jenazah sang anak berinisial R, ditemukan sehari setelahnya di sungai pada Minggu, (11/10/2020).

Sosok R itu merupakan buah perkawinan DN dengan mantan suami pertamanya, Fajar Fadly.

TONTON JUGA:

SB kemudian diamankan polisi, namun 7 hari kemudian ia ditemukan tewas di dalam sel tahanan.

Pembunuh bocah itu diduga tewas karena sesak nafas dan ogah makan.

Baca juga: 4 Langkah Mencegah Pneumonia pada Lansia, Yuk Perhatikan Sederet Hal Ini!

Dilansir dari Serambi (grup TribunJakarta) DN (28) ibu muda korban rudapaksa itu rupanya baru setahun lebih berumahtangga dengan sang suami AY (24).

Meski demikian, AY setia mendampingi sang istri selama dirawat di RSCM Langsa milik PTPN I Langsa.

Polisi melakukan olah TKP di rumah ibu muda berinisial Dn yang mengaku diperkosa di rumahnya di salah satu gampong dalam Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, Sabtu (10/10/2020) jelang Subuh.
Polisi melakukan olah TKP di rumah ibu muda berinisial Dn yang mengaku diperkosa di rumahnya di salah satu gampong dalam Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, Sabtu (10/10/2020) jelang Subuh. (Kiriman Warga via Serambinews.com)

Berdasarkan informasi yang dihimpun, DN ternyata tengah mengandung anak keduanya dari pernikahan AY.

Usia kandungannya sekitar 3-4 bulan.

DN saat ini masih dalam perawatan intensif di RSCM Langsa karena luka di tangannya.

AY sendiri merupakan warga di Kecamatan Birem Bayeun, dan DN adalah warga Pinang Baris Kota Medan, mereka bertemu saat sama-sama bekerja berapan tahun silam di Kaban Jahe, Sumatera Utara.

Baca juga: 3 Kali Rumah Tangga Berantakan, Nikita Mirzani Beri Pesan soal Urusan Ranjang ke Aurel Hermansyah

Hal itu disampaikan AY, saat bincang-bincang singkat dengan Serambinews.com di RSCM Langsa, Senin (19/0/2020) sore.

"Istri saya Selasa besok sudah dibolehkan pulang oleh dokter, karena kondisi DN susah membaik, infus juga telah dibuka," aku AY.

Suami koban menambahkan, setelah keluar dari RSCM Langsa ini, ia dan korban DN akan tinggal sementara di rumah abang AY, di Kecamatan Birem Bayeun tersebut.

Diakui AY, menyangkut ada ditawarkannya rumah singgah oleh pihak DP3A dan KB Aceh Timur, sebagai tempat tinggal sementara ke depannya, mereka akan mempertimbangkannya.

"Rumah singgah yang ditawarkan oleh DP3A dan KB Aceh Timur, apakah istri saya mau atau tidak, saya serahkan keputusannya sama dia, saya ikuti kemauan dia saja (korban)," ucap AY.

Baca juga: Pembunuh Anaknya Tewas di Sel, Begini Kondisi Ibu Muda Korban Rudapaksa Dirawat di RS Terungkap

Dilansir dari SerambiNews (grup TribunJakarta), DN sebelumnya kembali dilarikan ke rumah sakit setelah ia mendapatkan perawatan karena luka bekas bacokan parang pelaku belum sembuh total pada Jumat (16/10).

Ilustrasi garis polisi
Ilustrasi garis polisi (freepik.com)

Baca juga: 2 Kali Teror Ular dan Biawak di Rumah Adik Bungsu Raffi Ahmad, Syahnaz Sadiqah Syok: Stres Pokoknya!

Kapolres Langsa AKBP Giyarto SH SIK, melalui Kapolsek Birem Bayeun, Iptu Eko Hadianto menuturkan, kondisi terkini DN yang masih dirawat di RS Cut Meutia Langsa.

Pelaku pembunuhan dan pemerkosaan di Aceh Timur, Samsul Bahri, saat konferensi pers di Polres Langsa pada Selasa (13/10/2020) siang
Pelaku pembunuhan dan pemerkosaan di Aceh Timur, Samsul Bahri, saat konferensi pers di Polres Langsa pada Selasa (13/10/2020) siang (Serambi Indonesia)

Iptu Eko menilai, sesuai keterangan dokter yang merawat DN, kondisi korban sudah mulai membaik luka di tangannya juga mulai mengering dan demamnya juga sudah berkurang.

Mungkin menurut dokter, lanjut Kapolsek, korban DN besok (Senin-red) atau berapa hari ke depan sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit tersebut.

Sementara itu, Abang ipar korban DN, Marzuki (45) menuturkan korban RN yang didampingi suaminya ketika menjalani perawatan di RS.

Baca juga: Terkuak Penyebab Pemerkosa Ibu & Pembunuh Anak Tewas di Tahanan, Dimakamkan Satu TPU dengan Korban

"DN sudah dibawa lagi ke RS Cut Meutia Langsa didampingi suaminya (AY) dan pihak PPA, karena luka di tangannya DN kambuh lagi, ditakutkan tetanus makanya harus dirawat di RS," papar Marzuki.

Saat ditemui Sabtu sore itu, Marzuki bersama keluarga dan warga lainnya, sedang sibuk mempersiapkan doa dan sekaligus kenduri malam ke-7.

FOLLOW JUGA:

Untuk anak korban DN dari mantan suami pertamanya, Fadly Fajar, almarhum Rangga Aqhsaal Mustaqhiim (10), di rumah abang ipar korban DN, di Kecamatan Birem Bayeun tersebut.

Sedangkan rumah korban selama dua bulan terakhir tinggal, dimana lokasi kejadian kasus tindak pindana pembunuhan dan rudapaksa masih kosong belum ditempati dan masih dipolice line pihak Kepolisian.

Baca juga: Punya Jabatan Mentereng, Intip Gaya Elegan Ibu Mertua Nikita Willy, Cantiknya Paripurna!

Korban bersama suami keduanya AY, masih tinggal sementara di rumah abang kandung AY itu, Marzuki.

Artikel ini telah disarikan dari Serambi Indonesia dengan judul: Mengharukan, Ibu Muda Korban Rudapaksa di Birem Bayeun Aceh Timur Itu Ternyata Sedang Hamil 4 Bulan
Ibu Muda Korban Rudapaksa Masih Dirawat di RS Cut Meutia Langsa, Begini Kondisi Luka di Tangannya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved