Breaking News:

Demo Tolak UU Cipta Kerja

Pantau Langsung ke Lokasi Aksi, Kapolda Metro Jaya Sebut Unjuk Rasa Massa BEM SI Tertib

Sementara massa buruh yang juga berunjuk rasa di tempat yang sama, polisi mencatat sebanyak 1.750 orang.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayat
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sujana (tengah), saat memantau unjuk rasa anti UU Cipta Kerja, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2020) siang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana, menyatakan massa Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) tertib saat berunjuk rasa, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pada Selasa (20/10/2020).

Nana menjelaskan, massa BEM SI ini berunjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja.

Dikatakan Nana, mereka berjumlah 400 orang.

Sementara massa buruh yang juga berunjuk rasa di tempat yang sama, polisi mencatat sebanyak 1.750 orang.

"Ada dari mahasiswa khususnya dari BEM SI sekira 400 orang dan dari Buruh bernama Gebrak sekira 1.750 orang," jelas Nana, saat diwawancarai awak media, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2020).

"Adapun aksi hari ini juga isu yang diangkat satu tahun pemerintahan Presiden dan Wapres. Sampai saat ini aksi tertib," lanjutnya.

Nana menjelaskan, petugas gabungan TNI-Polri dikerahkan sebanyak 10 ribu personel yang tersebar di titik kumpul massa aksi.

"Kami dari petugas TNI dan Polri, perkuatan sekira 10 ribuan. Artinya kami amankan di Istana kemudian DPR RI, HI, dan sentra-sentra ekonomi," jelasnya.

"Dalam rangka antisipasi jangan sampai aksi didompleng atau ditumpangi kelompok-kelompok anti kemapanan. Ini tentu kami pun persiapkan cadangan sekira 5.000 sampai 6.000 dari TNI dan Polri," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved