Breaking News:

Demo Tolak UU Cipta Kerja

Provokasi Pelajar Ikut Aksi, Admin IG @panjang.umur.perlawanan: Selamat Datang di Bulan Kehancuran

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, di dalam akun Instragram tersebut terdapat ajakan mengikuti unjuk rasa.

TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Konferensi pers terkait kasus penghasutan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (20/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menangkap admin akun Instagram @panjang.umur.perlawanan.

Dia adalah seorang remaja di bawah umur berinisial SN (17). Ia ditangkap karena diduga menghasut pelajar mengikuti demo menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja dan berbuat kerusuhan.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, di dalam akun Instragram tersebut terdapat ajakan mengikuti unjuk rasa.

SN menggungah foto, video, dan meme yang bersifat menghasut dan provokatif.

"Contoh ada, 'selamat datang di bulan kehancuran, di mana kita sudah tidak percaya pada negara, dan di sini awal kehancuran datang'," ujar Argo saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (20/10/2020).

Salah satu postingan tersebut, lanjut Argo, mendapatkan lebih tujuh ribu like.

Akun Instagram @panjang.umur.perlawanan juga mengunggah beberapa video kerusuhan yang bertujuan memprovokasi para pengikutnya.

"Juga ada ajakan turun ke jalan serentak. Yang jalan jangan jalan sendirian, minimal tiga sampai lima orang," tutur Argo.

Selain SN, polisi juga meringkus dua tersangka lainnya, yakni MLAI (16) dan WH (16). Keduanya merupakan admin dari grup Facebook STM seJabodetabek.

Halaman
12
Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved