Virus Corona di Indonesia

Makam Covid-19 Penuh, TPU Tegal Alur Buka Lahan Baru

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, alat berat ekskavator dari Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat dikerahkan untuk menggali lubang makam.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Lahan baru yang digunakan di TPU Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, untuk memakamkan jenazah protap Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KALIDERES - Tujuh bulan pandemi, TPU Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat telah membuka blok baru untuk pemakaman jenazah protap Covid-19.

Pasalnya, blok AA1 yang diperuntukan untuk makam protap Covid-19 sejak Maret 2020 kini telah penuh.

Berbeda dengan blok AA 1 yang berada di area depan, blok baru makam Covid-19 kini berada di blok AA 2.

Lokasinya berada di area belakang makam dekat dengan waduk.

Hal itu lantaran memang tinggal area belakang yang masih tersisa untuk pemakaman di unit Islam TPU Tegal Alur.

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, alat berat ekskavator dari Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat dikerahkan untuk menggali lubang makam.

Baca juga: Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Beri Pemahaman kepada Teknisi Soal Aturan Standar Uji Emisi

Baca juga: 18 ASN Lolos Seleksi Terbuka Jabatan Sekda DKI, Berikut Daftarnya

Baca juga: Mitsubishi Xpander Cross Rockford Fosgate Meluncur di Indonesia, Hanya Diproduksi 500 Unit

Sebab, kontur tanah disana cukup keras sehingga memakan waktu jika petugas harus menggali secara manual.

Dua ambulans milik Dinas Pemakaman DKI Jakarta yang mengangkut jenazah Covid-19 juga berada di area makam.

Satu jenazah sedang dimakamkan petugas, satu jenazah lain masih menunggu di dalam mobil.

Asep, petugas makam di TPU Tegal Alur mengatakan, sudah sejak awal Oktober pemakaman protap Covid-19 dipindahkan ke blok baru ini.

Meski tak merinci pasti, dari perhitungan sepintas dia menyebut sudah sekira 100 jenazah protap Covid-19 yang dimakamkan di blok baru ini.

"Kalau yang di blok lama kan memang sudah penuh. Sudah sekitar 2.000 jenazah yang dimakamkan disana," ucap Asep, Rabu (21/10/2020).

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved