Harga Lebih Terjangkau, Samsung Galaxy S20 FE Punya Teknologi Pintar Penghemat Baterai

Kapasitas baterai yang lebih besar ini mendukung aktivitas mobile selama seharian penuh tanpa perlu buru-buru mengisi ulang.

Editor: Wahyu Aji
TRIBUNNEWS/CHOIRUL ARIFIN
Samsung Galaxy S20 FE 

TRIBUNJAKARTA.COM - Samsung Galaxy S20 FE yang resmi diluncurkan Samsung Electronics Indonesia sebagai seri smartphone Flaghship dengan harga lebih terjangkau memang menyandang sejumlah pembaruan dan penyempurnaan jika dibandingkan seri flagship pendahulunya, Galaxy S20 reguler. 

Misalnya, dari sisi  performa, Galaxy S20 FE menggunakan prosesor LTE Exynos990 dengan CPU yang sudah dinaikkan 17,6 persen, dan GPU yang dinaikkan 19,6 persen serta NPU x 4.3 lebih tinggi.

Hal ini untuk mendukung aktivitas streaming video hingga main Game dan multitasking yang lebih smooth tanpa gangguan.

Pada baterainya, Samsung sudah meningkatkan kapasitas baterai pada Galaxy S20 FE 500 mAh lebih besar dari Galaxy S20 reguler. Jika pada Galaxy S20 reguler baterainya 4.000 mAh, di Galaxy S20 FE sudah 4.500 mAh.

Kapasitas baterai yang lebih besar ini mendukung aktivitas mobile selama seharian penuh tanpa perlu buru-buru mengisi ulang.

Kamera belakang Samsung S20 FE__19
Kamera belakang Samsung Galaxy S20 FE.

Kapasitas baterai yang besar ini didukung fitur Super Fast Charging. Dalam 30 menit charging, bisa mengisi daya 60 persen kapasitas baterai cukup untuk penggunaan seharian. 

Fitur Cerdas Pendeteksi Baterai

Satu hal yang tak kalah menarik, Samsung Galaxy S20 FE sudah dilengkapi dengan fitur intelligent Batteray.  Ini adalah teknologi yang di-setting untuk bisa mengenali aktivitas harian kita sebagai penggunanya.

Manfaatnya, konsumsi daya baterai bisa menjadi lebih hemat.

"Misalnya, teknologi ini akan mematikan aplikasi-aplikasi tertentu di smatphone Galaxy S20 FE yang sedang tidak dibutuhkan, saat penggunanya sedang menjalankan aktivitas harian seperti saat bekerja," ungkap Taufiqul Furqan, Product Marketing Manager Samsung Mobile, Samsung Electronics Indonesia dalam diskusi hands on Samsung Galaxy S20 FE dengan Tribunnews dan beberapa media, Selasa (20/10/2020).

Baca juga: Menjajal Lensa Kamera Triple Pro-Grade Samsung Galaxy S20 FE, Begini Hasil Ultra Wide dan Telefoto

"Fitur ini akan bisa mematikan (aplikasi) secara otomatis," imbuh Taufiqul Furqan.

Taufiqul menjelaskan, secara umum, aplikasi-aplikasi yang diinstal di smartphone Android dalam posisi selalu aktif (siaga). 

Baca juga: Tahan Air dan Debu, Ini Spesifikasi Lengkap dan Harga Samsung Galaxy S20 FE

"Teknologi penghematan baterai ini membuat konsumsi.baterai menjadi lebih hemat. Teknologi ini akan melalukan penyesuaian secara otomatis dan mengenali kebiasaan dari aktivitas kita."

"Saat kita sudah berada di rumah misalnya usai beraktivitas, aplikasi tertentu yang dibutuhkan akan kembali aktif," bebernya.

Teknologi ini bekerja bersamaan secara kolaboratif antara CPU, GPU dan NPU.

"CPU (di Galaxy S20 FE) menjalankan fungsi komputasi, GPU menjalankan fungsi membuat gambar-gambar dan NPU berfungsi mengenali kebiasaan pengguna dan memgatur penggunaan baterai."

"Jika kebiasaan kita berubah, NPU juga akan mempelajari kebiasaan kita."

Misalnya karena kita berubah dari WFO ke WFH (kebiasaan bekerja dari kantor berubah jadi kebiasaan bekerja dari rumah), teknologi NPU akan mendeteksi dan akan sangat adaptif," ungkap Taufiqul Furqan.

Asyik ya?

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved