Siswa Sekolah Kharisma Bangsa Borong Medali di KSN, IMO dan GeCAA

Sekolah Kharisma Bangsa mendukung semua siswanya untuk berprestasi baik lokal, nasional maupun internasional

Editor: Muhammad Zulfikar
Istimewa
Siswa-siswa Kharisma Bangsa mampu menunjukkan prestasinya dalam ajang kompetisi Internasional 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Masa Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung sejak Maret 2020 mengharuskan semua aktivitas pembelajaran secara daring.

Begitu pula halnya dengan kompetisi yang akhirnya dilakukan secara online. Namun kondisi ini tidak menyurutkan semangat siswa Kharisma Bangsa untuk berprestasi ditingkat nasional maupun internasional.

Siswa-siswa Kharisma Bangsa mampu menunjukkan prestasinya dalam ajang kompetisi Internasional yaitu IMO (International Mathematics Olympiad), Kompetisi Sains Nasional (KSN) dan GeCAA (Global e-Competition on Astronomy and Astrophysics).

Farrel Dwireswara Salim, siswa Kharisma Bangsa yang saat ini berada di tahun akhir pendidikan SMA berhasil memenangkan medali perunggu di ajang tahunan International Mathematics Olympiad 2020 (IMO 2020) dengan 616 peserta dari 105 negara.

Ajang tahunan yang ke-61 ini dilaksanakan pada tanggal 21-22 September 2020 secara online yang seharusnya dilaksanakan di Saint-Petersburg, Russia.

Kemampuan Farrel dalam berkancah di dunia olimpiade internasional memang sudah tidak diragukan lagi, sebelum meraih medali perunggu di IMO 2020, Farrel juga telah meraih Perunggu di RMM 2020 (Romania Master of Mathematics) dan juga meraih medali perunggu di International Math Olympiad ( IMO ) yang diadakan di United Kingdom pada tahun sebelumnya.

Farrel Dwireswara bersama 5 orang lainnya dari Tim Indonesia yang tergabung ke dalam Tim Olimpiade Matematika Indonesia (TOMI) berhasil meraih 2 Emas, 2 Perunggu dan 2 Juara Harapan.

Dalam pergelaran Kompetisi Sains Nasional 2020 (KSN 2020) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Budaya (KEMENDIKBUD) melalui Pusat Prestasi Nasional (PUSPRESNAS) untuk jenjang pendidikan Sekolah Menengah Atas/ Madrasah Aliyah (SMA/MA) pada tanggal 14 hingga 16 Oktober 2020 secara online.

Kembali siswa Kharisma Bangsa berhasil membawa pulang 5 medali di ajang tahunan ini, 5 medali itu terdiri dari 1 medali emas di bidang Biologi (Muhammad Raja Dzulhijjah Jauhari), 2 medali perak di bidang Kimia (Akbar Febri Wahyu Adrian) dan Matematika (Muhammad Rafi Adzikra ), dan 2 medali perunggu di bidang Kimia (Nicholas Jimmy Alden) dan Matematika (Daffa Al Fathan Zaki ).

Pada KSN 2020 tingkat SMP, 2 siswa Kharisma Bangsa, Ahmad Fikri Azhari bidang Matematika dan Andias Alfitra Santoso dalam bidang IPA berhasil lolos dalam KSN provinsi dan akan mengikuti KSN tingkat nasional pada bulan November mendatang.

Dalam Kompetisi internasional lainnya yaitu Olimpiade Astronomi dan Astrofisika Internasional (International Olympiad on Astronomy and Astrophysics/IOAA 2020) atau GeCAa (Global e-Competition on Astronomy and Astrophysics), Indonesia mengirimkan 10 siswa perwakilan Indonesia. Salah satunya adalah Siswa Kharisma Bangsa Mohammad Adhimas Rikat.

Baca juga: Beasiswa Kuliah S1 di Universitas Terbaik Kanada Dibuka, Simak Syarat dan Cara Mendaftarnya

Baca juga: Yuk Daftar Beasiswa S1-S2 di Melbourne Australia Senila Rp 103 Juta, Segera Cek Syaratnya di Sini

Kompetisi ini berlangsung secara online pada tanggal 25-27 September 2020 dan pengumuman yang dilaksanakan secara Virtual pada tanggal 23 Oktober malam.

Adhimas berhasil mempersembahkan medali perak untuk Indonesia. Dalam kompetisi ini Adhimas bersaing dengan 279 siswa dari 40 negara. Olimpiade ini dilaksanakan oleh Estonian Astronomy Olympiad Committee.

Sekolah Kharisma Bangsa mendukung semua siswanya untuk berprestasi baik lokal, nasional maupun internasional. Dalam bidang olimpiade, Kharisma Bangsa memiliki program persiapan dan pelatihan melalui Tim Olimpiade Sains Kharisma Bangsa (TOSKA).

Imam Husnan Nugroho M.Pd, selaku kepala sekolah SMA Kharisma Bangsa menambahkan, Tim Olimpiade Sekolah Kharisma Bangsa (TOSKA) tidak pernah mengenal lelah untuk terus memberikan yang terbaik untuk nusa dan bangsa, terlebih lagi pada masa seperti ini dimana efektivitas pelatihan dan pengajaran terhadap tim olimpiade terus diuji.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved