Operasi Zebra 2020
Operasi Zebra 2020 di Depok, Pengendara Motor Ngotot Hingga Mau Lapor Pimpinan Polri
pengendara tersebut komplain kepada Ipda Purwanto dan menolak ditindak lantaran tidak adanya plang pemberitahuan dalam operasi tersebut
Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma
TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Selalu ada aksi kontroversi dari para pelanggar dalam Operasi Zebra.
Seperti di Kota Depok, Jawa Barat, seorang pengendara motor sempat terlibat debat dengan petugas di kawasan Simpang Jalan Arif Rahman Hakim, Kota Depok.
Kasubag Humas Polres Metro Depok, AKP Elly Padiansari, menuturkan, petugas yang sempat berdebat dengan pengendara motor ini adalah Kasubnit Laka Lantas Polres Metro depok, Ipda Purwanto.
Elly mengatakan, pengendara tersebut komplain kepada Ipda Purwanto dan menolak ditindak lantaran tidak adanya plang pemberitahuan dalam operasi tersebut.
Mendapat komplain tersebut, petugas pun memberikan penjelasan pada pengendara ini bahwa operasi tersebut bukanlah razia, melainkan kegiatan rutin untuk menindak pelanggaran kasat mata.
“Petugas menjelaskan bahwa kami cukup paham, tapi kami tidak melaksanakan razia, tapi kegiatan rutin dan menindak pelanggaran kasat mata, yang tidak melanggar tidak kami periksa saat razia. Tapi dia tetap ngotot,” kata Elly dikonfirmasi wartawan, Selasa (26/10/2020).
Baca juga: Anies Baswedan Siapkan Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran Jenjang SMP-SMA
Baca juga: Dinas Pendidikan DKI Tentukan Sanksi Oknum Guru SMAN yang Diduga Bertindak Rasis
Tak hanya ngotot, Elly mengatakan pengendara tersebut mengambil foto petugas di lapangan dan mengancam akan melaporkan kepada pimpinan petugas yang menindaknya.
“Dia memfoto petugas dan katanya mau lapor ke pimpinan. Kemudian dia pergi tapi tetap ngotot menanyakan plang operasi,” tuturnya.
Namun tak berselang lama, Elly menjelaskan pengendara tersebut kembali lagi menemui petugas di lokasi dengan alasan masih penasaran.
Bertepatan dengan itu, ada dua pelanggar yang juga tengah ditindak karena melanggar peraturan.
“Kebetulan pas dia datang ada dua pelanggar dan dia tanya ke salah satu satunya, apakah petugas kami tengah melakukan razia apa bukan,” ujar Elly.
Tak sesuai ekspektasi si pengendara motor tersebut, pelanggar yang lainnya malah menjawab bahwa operasi tersebut bukanlah razia.
“Pelanggar yang tadi ditanya oleh dia menjawab bukan razia,” jelas Elly.
Mendengar jawaban tersebut, Elly berujar pengendara motor tersebut pun malah pergi meninggalkan lokasi.
“Dia (pelanggar) sempat bilang ‘oh begitu ya’, terus langsung pergi meninggalkan lokasi,” pungkasnya.