Operasi Zebra 2020
Operasi Zebra 2020, Polantas Tangsel Menyebar, Tidak Terkonsentrasi di Satu Titik
Bayu akan memecah anak buahnya untuk secara menyebar menindak pelanggar lalu lintas yang ditemui.
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir
TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG UTARA - Ada yang berbeda dari gelaran Operasi Zebra 2020 kali ini, utamanya karena faktor pandemi Covid-19.
Di antaranya seperti yang dilakukan Satuan Lantas Polres Tangerang Selatan (Tangsel).
Kasat Lantas Polres Tangsel, AKP Bayu Marfiando, mengatakan, pihaknya tidak menindak pelanggar lalu lintas secara terkonsentrasi di titik tertentu.
Bayu akan memecah anak buahnya untuk secara menyebar menindak pelanggar lalu lintas yang ditemui.
Hal itu agar tidak terjadi kerumunan jika menggunakan model operasi yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya.
"Untuk sanksi, untuk yang terkait masalah represif kita juga menggunakan tilang. Jadi sama seperti biasa ditilang, dan sifatnya penilangan ini tidak stasioner, atau operasi di jalan namun kita lebih banyak kegiatan hunting-hunting," ujar Bayu saat pelaksanaan Operasi Zebra di Bundaran Alam Sutera, Serpong Utara, Senin (26/10/2020).
Polantas akan patroli menggunakan sepeda motor atau mobil berkeliling daerah yang rawan pelanggaran.
"Jadi anggota menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat nanti menemukan pelanggaran langsung ditindak, tidak operasi di jalan," ujarnya.
Baca juga: Operasi Zebra 2020, Polantas Tangsel Siapkan Alat Pengukur Bunyi, Motor Knalpot Bising Akan Ditilang
Baca juga: Perdana Operasi Zebra di Tengah Pandemi, Polantas Tangsel Utamakan Sosialisasi
Baca juga: 86 Personel Satlantas Jakarta Utara Disebar di 3 Ruas Jalan Saat Operasi Zebra 2020
Selain penegakkan tertib lalu lintas, aparat juga memgampanyekan protokol kesehatan kepada pengendara.
Seperti diketahui, operasi ketaatan lalu lintasitu digelar selama dua pekan sampai Minggu (8/11/2020).