Polisi Pastikan Pria Paruh Baya yang Tewas di Papanggo Korban Begal
Hal itu terlihat dari kondisi korban yang mengalami luka bacok dan sepeda motor korban yang tak ada di lokasi kejadian
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Polisi memastikan pria paruh baya yang ditemukan tewas bersimbah darah di Jalan Papanggo Raya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, adalah korban begal.
Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok AKP Paksi Eka Saputra menjelaskan, hal itu terlihat dari kondisi korban yang mengalami luka bacok dan sepeda motor korban yang tak ada di lokasi kejadian.
"Iya (dipastikan korban pembegalan). Karena ada barang yang diambil dari korban, yaitu sepeda motornya," kata Paksi saat ditemui di Mapolsek Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (30/10/2020) siang.
Korban pembegalan tersebut bernama Azhari, seorang laki-laki berusia 55 tahun yang merupakan warga Jakarta Timur.

Azhari yang sehari-hari bekerja sebagai pengendara ojek diduga dibegal orang tak dikenal saat mencari penumpang di sekitaran Papanggo.
"Dalam analisa kronologis kejadian, beliau cari penumpang di sekitaran TKP, akhirnya menjadi korban tindak pidana 365 KUHP (pencurian dengan kekerasan)," ucap Paksi.
Adapun peristiwa pembegalan ini terjadi pagi tadi sekitar pukul 5.00 WIB.
Baca juga: Kiper Chelsea Edouard Mendy Lewati Catatan Cleansheet Kepa Arrizabalaga di Liga Champions
Baca juga: Marak Begal, Pengamat Minta Jalur Sepeda Dibatasi Beton, Pemkot Jakpus: Itu Berbahaya
Baca juga: Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Papanggo, Diduga Korban Begal
Warga di sekitaran Jalan Papanggo Raya awalnya dikagetkan dengan kondisi Azhari yang sudah tergeletak bersimbah darah.
Setelah peristiwa itu, polisi pun langsung melakukan olah TKP dan penyelidikan lanjutan.