Pilkada Kota Tangsel

Timses Kecelakaan Saat Pasang Baliho, Benyamin Tenangkan Pendukungnya: Lebih Hati-hati

Akibat musibah itu, Yusuf tertabrak motor dan mengalami luka serius berupa patah tulang di bagian pinggulnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
M. Yusuf, Ketua tim pemenangan pasangan Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan wilayah Pamulang, mengalami kecelakaan, ditabrak pengendara sepeda motor pada Jumat pagi (30/10/2020), dan sedang menjalani perawatan di RSU Tangsel, Jumat (30/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Calon Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, angkat bicara terkait insiden yang menimpa salah seorang pimpinan tim suksesnya untuk wilayah Kecamatan Pamulang, M. Yusuf.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, M. Yusuf diintimidasi sampai ingin ditabrak oleh pemotor tidak dikenal saat akan memasang baliho di bilangan Jalan Setiabudi, Pamulang, Tangsel, pada Jumat (30/10/2020).

Akibat musibah itu, Yusuf tertabrak motor dan mengalami luka serius berupa patah tulang di bagian pinggulnya.

Yusuf tengah menjalani penanganan medis intensif di Rumah Sakit Umum (RSU) Tangsel.

Benyamin menyesalkan aksi yang mencelakai tim suksesnya itu. Namun pria 62 tahun itu tak lantas naik pitam.

Benyamin justru menenangkan para pendukung dan relawannya untuk tidak membalasnya.

"Kepada seluruh tim untuk hati-hati yang pasti itu kemudian kalaupun nanti ada lagi diminta untuk tidak meladeni lah," ujar Benyamin usai menjenguk Yusuf di RSU Tangsel, Pamulang.

Calon wali kota yang didampingi Pilar Saga Ichsan dan diusung Partai Golkar itu, mengatakan, intimidasi bukan hal baru bagi tim pemenangannya.

"Iya memang ini bukan yang pertama tim kami teman-teman kami di lapangan mendapatkan tekanan-tekanan secara fisik maupun secara psikis sudah minta kepada seluruh tim untuk hatihati yang pasti itu," ujarnya.

Benyamin berharap insiden kecelakaan tersebut tidak terulang lagi di timnya maupun di tim pasangan calon lainnya.

"Kita prihatinlah atas kejadian seperti ini saya berharap ini yang terakhir saja sudah tidak perlu lagi dilakukan kekerasan-kekerasan fisik dan psikis seperti ini dalam ajang Pilkada di Tangsel," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved