Liga 1 2020

Liga 1 Tidak Jelas, Sponsor Tetap Beri Dukungan, Pemain Persib Bandung Dilarang Main Tarkam

Para pemain Persib Bandung dilarang bermain di sepak bola antar kampung (tarkam) selama kompetisi Liga 1 tidak bergulir.

Editor: Wahyu Septiana
Tribun Jabar/Deni Denaswara
Pelatih Persib Bandung Robert Rene Albert (tengah) memberikan arahan kepada pemain saat memimpin latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Selasa (11/8/2020). 

Menurut Teddy, pemain yang ketahuan bermain dalam ajang tidak resmi akan mendapatkan teguran keras dari manajemen.

Teddy pun mencontohkan Zulham Zamrun yang sempat mendapatkan teguran dari manajemen karena ketahuan tampil dalam ajang tak resmi.

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono (kiri), dan pelatih Persib, Robert Rene Alberts (kanan), bersama maskot Persib. Persib mengkampanyekan #DukungDariRumah agar para Bobotoh tetap mengedepakan kesehatan saar mendukung tim kesayangan mereka.
Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono (kiri), dan pelatih Persib, Robert Rene Alberts (kanan), bersama maskot Persib. Persib mengkampanyekan #DukungDariRumah agar para Bobotoh tetap mengedepakan kesehatan saar mendukung tim kesayangan mereka. (Dok. Persib Bandung via Kompas.com)

"Kalau kegiatan dengan sponsor tetap dilakukan, kami melarang yang seperti tarkam. Seperti Zulham tuh, kemarin saat pandemi dia main di mana, kami tegur juga," tutur Teddy.

Adapun terkait kontrak pemain dan sponsor, Teddy mengatakan, semua masih aman terkendali.

Menurut Teddy, meski kompetisi dilanjutkan pada tahun depan, kontrak pemain tidak mengalami perubahan.

Kendati ada sejumlah pemain Persib kontraknya habis pada Desember 2020 atau Februari 2021, masa berlakunya tidak merujuk pada kalender tahunan, melainkan kalender kompetisi.

Baca juga: 442 Orang Dinyatakan Lulus CPNS Kabupaten Tangerang Formasi 2019, Simak Cara Unggah Berkas Kelulusan

Dengan gambaran seperti itu, manajemen Persib seharusnya tidak perlu lagi melakukan perpanjangan kontrak terhadap pemain.

"Begini, itu kan di setiap kontrak itu harus sampai dengan kompetisi selesai. Iya dong, kami kan mengikuti kompetisi, bukan tahun kalender. Misalnya ada yang habis (kontrak) tanggal 31 Desember 2020, tetapi jika kompetisi belum selesai. pemain harus mengikuti," ucap Teddy.

Dikatakan Teddy, sebagian besar perusahaan yang menjadi mitra klub berjulukan Maung Bandung itu sudah menjalin kerja sama jangka panjang.

Terlebih lagi, kegiatan antara Persib dan sponsor pun tetap berjalan meski kompetisi masih ditangguhkan.

"Kalau untuk sponsor, harus tunggu surat resminya dulu. Kalau untuk kontrak, itu macam-macam. Kami kan selalu kontrak jangka panjang."

"Tetapi, musim ini ada yang habis juga kontraknya. Meski begitu, kegiatan dengan sponsor tetap berjalan," ucap Teddy.

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Teddy Tjahjono saat ditemui disela-sela acara Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT LIB di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (8/3/2018).
Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Teddy Tjahjono saat ditemui disela-sela acara Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT LIB di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (8/3/2018). (Tribunnews/Abdul Majid)

Sebelumnya, kompetisi Liga 1 harus ditunda pelaksanaannya karena tidak mendapatkan izin dari pihak kepolisian.

PSSI dan PT LIB telah merencanakan kompetisi Liga 1 2020 bergulir pada 1 Oktober 2020.

Namun, rencana yang telah disusun secara matang tersebut harus ditunda penyelenggaraannya karena tidak mendapatkan rekomendasi izin dari Mabes Polri.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved