Liga 1 2020

Liga 1 Tidak Jelas, Sponsor Tetap Beri Dukungan, Pemain Persib Bandung Dilarang Main Tarkam

Para pemain Persib Bandung dilarang bermain di sepak bola antar kampung (tarkam) selama kompetisi Liga 1 tidak bergulir.

Editor: Wahyu Septiana
Tribun Jabar/Deni Denaswara
Pelatih Persib Bandung Robert Rene Albert (tengah) memberikan arahan kepada pemain saat memimpin latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Selasa (11/8/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kompetisi sepak bola Liga 1 2020 dipastikan mengalami penundaan dan tidak bisa bergulir dalam waktu dekat.

PSSI telah membuat keputusan Liga 1 2020 akan ditunda sampai Februari 2021 atau awal tahun 2021.

Akan tetapi, PSSI tidak merinci secara jelas terkait jadwal gelar kompetisi.

TONTON JUGA

Sejatinya, kompetisi Liga 1 2020 dijadwalkan bisa bergulir lagi pada 1 November 2020.

Namun, Liga 1 2020 batal dilaksanakan karena tidak mendapatkan rekomendasi izin dari pihak kepolisian.

Penundaan kompetisi Liga 1 membuat klub-klub kontestan meliburkan aktivitas timnya dari program latihan.

Baca juga: Yuk Catat! 5 Obat Tradisional Alami Atasi Disentri, Ampuh dan Aman untuk Anak

Salah satu tim kontestan Liga 1, Persib Bandung turut terkena imbas dari penghentian kompetisi sepak bola di Indonesia.

Klub berjulukan Maung Bandung itu sejatinya berencana untuk terus melanjutkan program persiapan.

Namun, karena jadwal kompetisi yang belum jelas, Persib pun memutuskan untuk menghentikan aktivitas sepak bola hingga batas waktu yang tak ditentukan.

Robert Alberts beri pengarahan kepada para pemain Persib Bandung menjelang laga melawan PSIS Semarang.
Robert Alberts beri pengarahan kepada para pemain Persib Bandung menjelang laga melawan PSIS Semarang. (Tribun Jabar/Deni Denaswara)

"Situasi ini tentu membuat kami bingung. Maka kami memutuskan untuk menghentikan latihan. Para pemain kami diliburkan sementara," kata pelatih Persib, Robert Rene Alberts, Minggu (01/22/2020).

Meski kegiatan latihan bersama diliburkan, Supardi Nasir dkk tetap diwajibkan menjalani program latihan mandiri agar kondisi fisik mereka tak mengalami penurunan yang signifikan.

Selain itu, manajemen Persib juga sudah membuat sejumlah aturan ketat bagi para pemain selama libur.

Direktur Operasional PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahyono mengatakan bahwa para pemain diperbolehkan melakukan kegiatan apapun, asal tidak merugikan klub dan pemain yang bersangkutan.

Baca juga: Personel TNI Dikeroyok Anggota Klub Moge, Rekaman CCTV Buktikan Peranan Polisi dan Ibu Penjaga Toko

Misalnya, seperti bermain dalam ajang tak resmi, alias tarkam (antar kampung).

Menurut Teddy, pemain yang ketahuan bermain dalam ajang tidak resmi akan mendapatkan teguran keras dari manajemen.

Teddy pun mencontohkan Zulham Zamrun yang sempat mendapatkan teguran dari manajemen karena ketahuan tampil dalam ajang tak resmi.

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono (kiri), dan pelatih Persib, Robert Rene Alberts (kanan), bersama maskot Persib. Persib mengkampanyekan #DukungDariRumah agar para Bobotoh tetap mengedepakan kesehatan saar mendukung tim kesayangan mereka.
Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono (kiri), dan pelatih Persib, Robert Rene Alberts (kanan), bersama maskot Persib. Persib mengkampanyekan #DukungDariRumah agar para Bobotoh tetap mengedepakan kesehatan saar mendukung tim kesayangan mereka. (Dok. Persib Bandung via Kompas.com)

"Kalau kegiatan dengan sponsor tetap dilakukan, kami melarang yang seperti tarkam. Seperti Zulham tuh, kemarin saat pandemi dia main di mana, kami tegur juga," tutur Teddy.

Adapun terkait kontrak pemain dan sponsor, Teddy mengatakan, semua masih aman terkendali.

Menurut Teddy, meski kompetisi dilanjutkan pada tahun depan, kontrak pemain tidak mengalami perubahan.

Kendati ada sejumlah pemain Persib kontraknya habis pada Desember 2020 atau Februari 2021, masa berlakunya tidak merujuk pada kalender tahunan, melainkan kalender kompetisi.

Baca juga: 442 Orang Dinyatakan Lulus CPNS Kabupaten Tangerang Formasi 2019, Simak Cara Unggah Berkas Kelulusan

Dengan gambaran seperti itu, manajemen Persib seharusnya tidak perlu lagi melakukan perpanjangan kontrak terhadap pemain.

"Begini, itu kan di setiap kontrak itu harus sampai dengan kompetisi selesai. Iya dong, kami kan mengikuti kompetisi, bukan tahun kalender. Misalnya ada yang habis (kontrak) tanggal 31 Desember 2020, tetapi jika kompetisi belum selesai. pemain harus mengikuti," ucap Teddy.

Dikatakan Teddy, sebagian besar perusahaan yang menjadi mitra klub berjulukan Maung Bandung itu sudah menjalin kerja sama jangka panjang.

Terlebih lagi, kegiatan antara Persib dan sponsor pun tetap berjalan meski kompetisi masih ditangguhkan.

"Kalau untuk sponsor, harus tunggu surat resminya dulu. Kalau untuk kontrak, itu macam-macam. Kami kan selalu kontrak jangka panjang."

"Tetapi, musim ini ada yang habis juga kontraknya. Meski begitu, kegiatan dengan sponsor tetap berjalan," ucap Teddy.

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Teddy Tjahjono saat ditemui disela-sela acara Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT LIB di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (8/3/2018).
Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Teddy Tjahjono saat ditemui disela-sela acara Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT LIB di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (8/3/2018). (Tribunnews/Abdul Majid)

Sebelumnya, kompetisi Liga 1 harus ditunda pelaksanaannya karena tidak mendapatkan izin dari pihak kepolisian.

PSSI dan PT LIB telah merencanakan kompetisi Liga 1 2020 bergulir pada 1 Oktober 2020.

Namun, rencana yang telah disusun secara matang tersebut harus ditunda penyelenggaraannya karena tidak mendapatkan rekomendasi izin dari Mabes Polri.

Polri, sebagai pemegang otoritas keamanan di Indonesia, tidak memberikan rekomendasi izin karena penyebaran Covid-19 diberbagai wilayah di Indonesia masih tinggi.

Baca juga: Vanessa Angel Diharapkan Bisa Bebas, Ini 2 Pertimbangan Besar Kuasa Hukum Kepada Hakim

Selain itu, Polri sudah mengeluarkan maklumat tidak akan memberikan izin keramaian kepada semua tingkatan dalam kegiatan apa pun.

Hal itu menjadi ganjalan dan membuat kompetisi Liga 1 tidak bisa dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan sebelumnya.

PSSI akhirnya menunda pelaksanaan Liga 1 sampai satu bulan ke depan atau dimulai pada November 2020.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Selama Libur, Manajemen Persib Larang Pemain Ikut Tarkam

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved