Polisi Sebut Banyak Korban Begal Pesepeda Tidak Melapor: Jangan Tunggu Viral Baru Datang

Kasus begal pesepeda marak terjadi akhir-akhir ini di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Para pesepeda tampak meramaikan jalan protokol di wilayah Jakarta, pada Minggu (18/10/2020) pagi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Kasus pesepeda jadi korban begal kembali marak terjadi akhir-akhir ini di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Polisi pun mengimbau masyarakat yang menjadi korban pembegalan segera melapor.

Pasalnya, saat ini banyak korban pembegalan yang baru membuat laporan setelah peristiwa yang dialami viral di media sosial.

"Yang kami sayangkan adalah korban-korban yang tidak melaporkan. Jangan setelah viral di medsos baru mereka datang untuk melapor," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Senin (2/11/2020).

Yusri menambahkan, korban bisa langsung melaporkan aksi pembegalan yang terjadi tanpa perlu menunggu ramai diperbincangkan di media sosial.

Dengan begitu, Yusri mengatakan pihaknya dapat segera mengejar pelaku.

"Jadi seharusnya setelah kejadian korban harusnya segera melapor agar bisa langsung kami kejar," ujar dia.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menyatakan telah mengungkap tujuh kasus begal pesepeda di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Ketujuh kasus tersebut diungkap oleh tim khusus yang dibentuk Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana.

"Selama tim khusus dibentuk, sudah tujuh kasus yang kita ungkap," kata Yusri.

Terkait kasus pembegalan terhadap anggota TNI AL Kolonel Marinir Pangestu Widiatmoko, Yusri menyebut kepolisian telah berhasil mengidentifikasi pelaku.

"Insya Allah sudah (teridentifikasi pelaku)," ujar dia.

Meski begitu, ia belum menjelaskan secara detail soal identitas para pelaku yang diduga berjumlah empat orang.

"Besok akan disampaikan oleh Pak Kapolda soal kasus begal sepeda lengkap semua. Begitu juga perkembangan anggota TNI yang dibegal ini sudah ada progres yang bagus. Mudah-mudahan secepatnya kami bisa menangkap pelakunya," kata Yusri.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved