Selamat Datang Presiden Joe Biden

Biden layak berterimakasih kepada pendukungnya di trio swing states Rust Belt yang menjadi kunci krusial kemenangannya

Editor: Erik Sinaga
AFP /GETTY IMAGES/FREDERICK J. BROWN VIA KOMPAS
Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat Joe Biden tersenyum di debat keenam Capres Demokrat yang digelar oleh PBS Newshour dan Politico di Gersten Pavilion, Universitas Loyola Marymount, Los Angeles, Kamis malam (19/12/2019) 

TRIBUNJAKARTA.COM, PHILADELPHIA– Ketidakpastian hasil pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS) 2020 yang molor selama 3 hari akhirnya berakhir.

Calon presiden (capres) dari Partai Demokrat Joe Biden terpilih sebagai Presiden baru AS.

Mantan Wakil Presiden era Barack Obama itu mengalahkan lawannya petahana dari Republik Donald Trump sekaligus menyudahi empat tahun kepresidenan taipan real estat itu.

Kemenangan Biden dipastikan pada Jumat (06/11/2020) pukul 9:30 pagi waktu bagian timur AS.

Decision Desk HQ memproyeksikan kemenangan Biden di negara bagian Pennsylvania yang memberikannya 273 electoral votes. Diperlukan minimal 270 electoral votes untuk memenangkan Pilpres AS.

Associated Press belum memproyeksikan kemenangan Biden walau hampir dipastikan tinggal menunggu waktu.

Proyeksi Associated Press akan memberikan 284 electoral votes kepada Biden ditambah dengan negara bagian Arizona. 

Rust Belt menangkan Biden

Biden layak berterimakasih kepada pendukungnya di trio swing states Rust Belt yang menjadi kunci krusial kemenangannya.

Politisi kawakan dari Delaware itu berhasil merebut dan merestorasi kembali “Blue Firewall” dari tangan Trump.

“Blue Firewall” merujuk ke tiga negara bagian Rust Belt, Pennsylvania, Wisconsin, dan Michigan, yang selalu kompak memilih capres Demokrat sejak pilpres 1992 hingga pilpres 2012.

Tiga negara bagian industrial yang berlokasi di Midwestern AS itu adalah benteng pertahanan electoral college Partai Demokrat, yang identik dengan warna biru.

Trump berhasil mengalahkan Hillary Clinton pada pilpres 2016 setelah secara mengejutkan merobohkan keperkasaan Demokrat selama dua dekade di trio swing states yang didominasi pekerja pria berkerah biru tanpa pendidikan universitas itu.

Walau Trump tetap didukung blok pemilih industrial berkulit putih ini, Biden berhasil memotong mayoritas Trump dengan raihan suara yang lebih baik dibanding Clinton.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved