Polisi Panggil Gubernur Anies

Anies Baswedan Dipanggil Polisi Terkait Acara Habib Rizieq di Petamburan, PKS: Hal Wajar 

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini pun meminta pihak kepolisian adil dalam menangani kasus dugaan pelanggaran UU Kekarantinaan ini

TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memenuhi panggilan Polda Metro Jaya, Selasa (17/11/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Fraksi PKS DPRD DKI bereaksi soal pemanggilan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan oleh Polda Metro Jaya terkait acara Maulid Nabi dan pernikahan putri Habib Rizieq Shihab.

Penasihat Fraksi PKS DPRD DKI, Abdurrahman Suhaimi menilai, pemanggilan tersebut merupakan hal yang wajar.

Sebab, Anies Baswedan sebagai kepala daerah harus memberikan keterangan terkait acara yang digelar pada Sabtu (14/11/2020) lalu itu.

"Kalau dipanggil untuk koordinasi dan klarifikasi itu hal yang biasa," ucapnya, Selasa (17/11/2020).

Dalam menjalankan tugas sebagai kepala daerah, Suhaimi menilai, Anies Baswedan telah menjalankan tugasnya dengan baik.

Denda Rp 50 juta pun telah dijatuhkan Anies Baswedan kepada Habib Rizieq yang dinilai tak menerapkan protokol kesehatan dalam acara tersebut.

"Pak gubernur sudah menjalankan apa yang harus dijalankan sebagai pemerintah daerah, salah satunya penegakkan denda," ujarnya saat dikonfirmasi.

Baca juga: Segini Harga Outfit Catherine Wilson Saat Tiba di Kejari Depok

Baca juga: Pertamina Berikan Harga Khusus untuk Pengisian Pertalite di Sejumlah SPBU Jakarta Pusat

Baca juga: Deretan Pemain Belakang Persija Jakarta yang Piawai Cetak Gol ke Gawang Lawan

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini pun meminta pihak kepolisian adil dalam menangani kasus dugaan pelanggaran UU kekarantinaan ini.

Ia pun meminta pihak kepolisian turut memanggil kepala daerah yang di wilayahnya terdapat kerumunan.

Seperti yang terjadi di daerah puncak saat Habib Rizieq Shihab datang berkunjung ke kawasan Mega Mendung, Bogor, Jawa Barat.

"Ini harus juga dilakukan di seluruh wilayah Indonesia, jangan hanya di DKI dan kepada pak Anies saja," kata dia.

"Jadi kepolisian harus adil dan proporsional," tambahnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved