Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Dinas Kesehatan Bekasi Mulai Berikan Pelatihan Terhadap Vaksinator Covid-19

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi tengah melakukan pelatihan terhadap vaksinator yang nantinya akan bekerja dalam program vaksinasi Covid-19

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
Freepik via Tribunnews.com
Ilustrasi Virus Corona. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi tengah melakukan pelatihan terhadap vaksinator 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi tengah melakukan pelatihan terhadap vaksinator yang nantinya akan bekerja dalam program vaksinasi Covid-19 2021 mendatang.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinkes Kota Bekasi Dezy Syukrawati mengatakan, vaksinator yang tengah dilatih berasal dari petugas puskesmas di seluruh Kota Bekasi.

"Kemarin sudah dilakukan pelatihan satu puskesmas satu orang, nah dari satu orang yang sudah dilatih itu nantinya akan melatih petugas lain di puskesmasnya masing-masing," kata Dezy di Stadion Patriot, Selasa (24/11/2020).

Selain calon vaksinator di puskesmas, Dinkes Kota Bekasi juga melatih petugas di empat rumah sakit milik pemerintah daerah dan perwakilan tenaga kesehatan dari TNI/Polri.

"Sistemnya sama perwakilan di Kota Bekasi ada empat rumah sakit milik pemerintah lalu ada perwakilan TNI/Polri, pelatihannya dilakukan Kemenkes (Kementerian Kesehatan)," terangnya.

Dezy menjelaskan, tenaga medis yang dilatih sejatinya sudah memiliki bekal teknis terkait kegiatan vaksinasi.

Namun dalam program vaksinasi Covid-19, tenaga medis dilatih bukan hanya terkait teknis namun juga pemahaman tentang vaksin itu sendiri.

"Sebenarnya secara teknis bedanya enggak banyak, tapi pemahaman tentang vaksinnya sendiri, misalnya vaksin lain cara nyuntiknya seperti ini, mungkin enggak berbeda, tapi gimana caranya biar efektif," jelasnya.

Baca juga: Pengamat Imbau Warga Tak Asal Gunakan Cairan Kimia untuk Basmi Ulat Bulu

Baca juga: Kasus Covid-19 di Jakarta Melonjak, Anies Baswedan: Tiba-tiba Ada Long Weekend

Baca juga: Wali Kota Tangerang Harap Tenaga Pengajar Mampu Beradaptasi Saat Pandemi Covid-19

Kemudian tiap jenis vaksin pun memiliki teknis sendiri dalam penyuntikannya, misalnya vaksin jenia Sinovak memerlukan dua kalu suntikan lalu jika menggunakan vaksin jenis lain akan berbeda pula caranya.

"Jadi kalau benar-benar jadi Sinovak, kami harus itung lagi yang benar-benar tata cara penyuntikan Sinovak. Apakah satu kali suntik atau du kali suntik, kalau merk lain beda lagi, dinamis sekali," terangnya.

Disamping itu, vaksinator Covid-19 juga harus memahami betul tata cara penyuntikan dengan detail. Sebab, vaksin ini merupakan yang pertama dilakukan.

"Misalnya nyuntik kemiringan berapa derajat, tegak lurus atau tidak, karena setiap vaksin ada kekhususan," ucap Dezy.

"Lalu nyuntiknya masuk sampai otot atau sampai dalam, kalau ini bisa dipermukaan saja lalu misalnya sudut 45 derajat, ada yang 90 derajat, itu teknis pelatihannya yang kami sampaikan kepetugas," paparnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved