Breaking News:

Kerangka Manusia di Kontrakan

Pengakuan Janggal Adik Kubur Jasad Kakaknya Penjual Bakso di Kontrakan karena Dilarang Nikah Duluan

Pengakuannya dirasa janggal, adik yang kubur jasad kakaknya penjual bakso malang di kontrakannya di Depok, harus menjalani tes kerjiwaan. 

Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Y Gustaman
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Pelaku Juan (20) memperagakan saat menghabisi nyawa kakaknya penjual bakso Dendi (23) yang sedang tertidur pulas saat rekonstruksi kasus pembunuhan di Depok, Senin (23/11/2020). Penyidik akan memeriksa kejiwaan Juan karena keterangannya janggal. 

TRIBUNJAKARTA.COM, DEPOK - Pengakuannya dirasa janggal, adik yang kubur jasad kakaknya penjual bakso malang di kontrakannya di Depok, harus menjalani tes kerjiwaan. 

Jajaran Satreskrim Polres Depok menangkap Juan (20) di kampung halamannya di kawasan Gunung Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Penangkapan Juan tak sampai 24 jam selang ditemukannya jasad kakaknya yang dikubur di dalam kontrakannya di Gang Kopral Daman, Jalan Raya Muchtar, Sawangan Baru, Depok, Jawa Barat.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKP I Made Bayu Sutha Santana menjelaskan Juan dibantu satu pelaku lainnya saat membunuh kakaknya, D (23).

Kapolres Metro Depok Kombes Azis Andriansyah menuturkan pelaku keji membunuh karena kesal terhadap sang kakak yang tinggal bersamanya di kontrakan tersebut.

Baca juga: Dilandasi Rasa Dendam, Karyawan di Tangerang Nekat Bunuh Bosnya

"Ceritanya tersangka ini sudah memiliki pacar, si kakaknya belum memiliki calon," ucap Azis setelah menggelar pra-rekonstruksi kasus itu pada Senin (23/11/2020).

"Adiknya ingin segera nikah namun tidak bisa nikah sebelum kakaknya nikah," imbuh Azis.

Juan beberapa kali mendesak kakaknya agar segera menikah. Namun, korban yang terus didesak merasa tersinggung dan kerap naik pitam selama 2 bulan belakangan.

"Di situlah kemudian, menurut alasan tersangka, dia melakukan pembunuhan terhadap kakak. Tapi akan kita dalami lebih lanjut," sambung Azis.

Juan membunuh sang kakak karena didorong amarah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved