MotoGP

Quartararo, Maverick Vinales, dan Dovizioso Gagal Juara dunia MotoGP 2020 Karena Main Instagram

Fabio Quartararo, Maverick Vinales, dan Andrea Dovizioso dinilai gagal menjadi juara dunia MotoGP 2020 karena lebih memperhatikan Instagram.

Editor: Erik Sinaga
YAMAHA MOTOR RACING SRL
Dari kiri: Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha), Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT), dan Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha), merayakan keberhasilan meraih posisi podium pada balapan MotoGP Andalusia di Sirkuit Jerez, Spanyol, 26 Juli 2020. 

TRIBUNJAKARTA.COM- Fabio Quartararo, Maverick Vinales, dan Andrea Dovizioso dinilai gagal menjadi juara dunia MotoGP 2020 karena lebih memperhatikan Instagram.

Hal itu diungkapkan mantan juara dunia MotoGP asal Australia, Casey Stoner.

Menurut Stoner, tiga pebalap itu sebenarnya sangat berpeluang menjadi kampiun MotoGP musim ini, terlebih Marc Marquez (Repsol Honda) yang merupakan juara bertahan cedera.

Namun, mereka menyia-nyiakan karena tidak fokus menghadapi balapan dan lebih memperhatikan Instagram.

"Quartararo, Vinales, dan Dovizioso kalah musim ini. Saya ingin tahu apakah pebalalap MotoGP musim ini bekerja keras atau tidak," kata Stoner dikutip dari situs Tuttomotoriweb, Senin (23/11/2020).

"Mereka melakukan kesalahan yang tidak bisa dimaafkan. Di luar itu, mereka terlihat lebih memperhatikan Instagram daripada balapan," ucap Stoner.

Quartararo, Vinales, dan Dovizioso memang sempat diunggulkan menjadi juara dunia setelah Marc Marquez mengalami kecelakaan dan cedera hingga akhir musim.

Quartararo serta Vinales diunggulkan karena pada dua seri pertama, yakni MotoGP Spanyol dan MotoGP Andalusia, sukses naik podium.

Pada dua balapan yang dihelat di Sirkuit Jerez itu, Quartararo konsisten menjadi pemenang, sementara Vinales selalu finis di urutan kedua.

Di sisi lain, Dovizioso juga difavoritkan karena pada tiga musim terakhir selalu menjadi runner-up di bawah Marc Marquez.

Namun, ketiga pebalap itu gagal memenuhi ekspektasi setelah Joan Mir (Suzuki Ecstar) keluar sebagai juara dunia MotoGP 2020.

Terkait hasil MotoGP 2020, Casey Stoner menilai Joan Mir layak menjadi juara dunia karena sepanjang musim tampil sangat konsisten.

"Joan Mir adalah pebalap yang paling bekerja keras dan konsisten musim ini," kata Stoner.

"Joan Mir bukanlah pebalap paling bertalenta saat ini, tetapi dia pantas dengan gelar juara dunia itu," ucap Stoner.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved