Anies Copot Bayu Meghantara Jadi Wali Kota Jakarta Pusat, Imbas Nikahan Putri Rizieq Shihab?

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi mencopot Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Surat pencopotan Bayu Meghantara yang kemudian digantikan oleh Irwandi diteken Penjabatan (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Sri Haryati. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi mencopot Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara.

Kursi yang ditinggal Bayu selanjutnya bakal digantikan sementara oleh wakilnya, Irwandi.

Adapun surat pencopotan Bayu yang kemudian digantikan oleh Irwandi diteken Penjabatan (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Sri Haryati.

Surat bernomor 855/-082.74 diteken Sri Haryati pada 25 November 2020 lalu.

Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara saat ditemui di halaman kantornya, Jumat (28/12/2018).
Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara saat ditemui di halaman kantornya, Jumat (28/12/2018). (TRIBUNJAKARTA.COM/LEO PERMANA)

"Melaksanakan tugas sebagai Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat disamping jabatannya sebagai Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat terhitung mulai tanggal 25 November 2020 sampai dengan jabatan definitif melaksanakan tugas kembali," tulis Sri dalam suratnya itu.

Dalam surat itu juga disebutkan bahwa dalam melaksanakan tugasnya sebagai Plh, Irwandi tidak memiliki kewenangan untuk mengambil atau menetapkan keputusan dan/atau tindakan yang bersifat strategis.

Seperti rencana kerja pemerintah dan perubahan status hukum kepegawaian (pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian pegawai).

Pencopotan Bayu Meghantara dari jabatannya ini diduga imbas dari kerumunan massa dalam jumlah besar saat acara pernikahan putri Rizieq Shihab beberapa waktu lalu.

Pasalnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, pihaknya kini tengah mengevaluasi seluruh jajaran Pemprov DKI dalam penegakkan protokol kesehatan.

Hal ini dilakukan agar kerumunan yang terjadi saat acara pernikahan putri Rizieq Shihab pada Sabtu (14/11/2020) lalu tak terulang lagi.

"Kami sedang melakukan evaluasi secara total terkait Covid-19, pokoknya kami evaluasi semuanya," ucapnya, Rabu (25/11/2020).

Nantinya, hasil dari evaluasi tersebut bakal diumumkan secara langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Pada akhirnya pak gubernur akan menyampaikan hasilnya, Insya Allah hasilnya terbaik untuk semua," ujarnya di DPRD DKI. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved