Breaking News:

Bantah Naik Gaji, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta: Kalau Sebulan Dapat Rp800 Juta Manteb Dong

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik bantah gaji naik, anggaran Rp 888.681.846.000 yang ada dalam KUA-PPAS APBD 2021 bukan semata untuk gaji.

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik bantah gaji naik, anggaran Rp 888.681.846.000 yang ada dalam KUA-PPAS APBD 2021 bukan semata untuk gaji. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik membantahkan kabar yang menyebut gaji anggota dewan bakal naik pada 2021 mendatang.

Ia menyebut, anggaran sebesar Rp 888.681.846.000 yang ada dalam Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2021 bukan semata untuk gaji dan tunjangan para anggota dewan.

Selain menggaji para anggota dewan, anggaran itu juga mencakup seluruh operasional DPRD DKI selama 2021, mulai dari biaya kunjungan kerja (kunker), kunjungan dalam kota, peninjauan, sosialisasi pancasila, sosialisasi perda, reses, dan kegiatan alat kelengkapan dewan (AKD).

“Angka Rp 888 miliar untuk keseluruhan kegiatan, ini bukan gaji dewan. Kalau gaji Rp 800 juta sebulan manteb dong,” ucapnya, Selasa (1/12/2020).

Politisi Gerindra ini pun mengaku kecewa dengan pernyataan sikap dari Fraksi PSI yang menyebut anggaran Rp 888 miliar ini terlalu fantastis dan menyinggung kesulitan ekonomi yang dirasakan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 ini.

Pasalnya, pada saat rapat pembahasan, Fraksi PSI ikut menandatangani persetujuan Rencana Kinerja Tahunan DPRD DKI tahun 2021.

Baca juga: Massa Teriak Datangi Rumah Ibu Mahfud MD di Madura Pinta Menkopolhukam Lakukan Ini, Tetangga Takut

“PSI setuju dan tanda tangan dalam rapat pimpinan gabungan (rapimgab) RKT DPRD DKI. Tapi, kok, malah bicara aneh-aneh dan menolak di luar (rapat pembahasan),” ujarnya saat dikonfirmasi.

Untuk itu, politikus senior ini pun menilai, PSI hanya memanfaatkan momen untuk pencitraan.

Menurutnya, bila ingin menolak anggaran RKT DPRD DKI tahun 2021, PSI bisa menyampaikannya dalam rapat atau forum resmi.

Ketua DPD DKI Jakarta Partai Gerindra Mohammad Taufik saat ditemui di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (19/12/2019).
Ketua DPD DKI Jakarta Partai Gerindra Mohammad Taufik saat ditemui di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (19/12/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI)

“Saya sebagai Ketua Pansus RKT DPRD DKI tegaskan semua fraksi telah seepakat,” kata dia.

“Kalau mau manggung ya silakan. Tapi, jangan rusak citra institusi,” tambahnya menjelaskan.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved