100 Ton Sampah Kali Bekasi Terangkut Selama Tiga Hari Pembersihan
Sampah kayu dan bambu yang menggunung di Kali Bekasi mulai dibersihkan petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Sampah kayu dan bambu yang menggunung di Kali Bekasi mulai dibersihkan petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi.
Selama tiga hari kegiatan berjalan, sekitar 100 ton sampah berhasil terangkut.
Kegiatan pembersihan sampah mulai dilakukan sejak Minggu (29/11/2020), hingga Selasa (1/12/2020) kemarin.
Sebanyak 20 truk sampah dikerahkan untuk mengirim sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
"Sudah 20 truk untuk kemudian dibuang ke TPA Sumur Batu di Bantar Gebang, satu truk itu sekitar 4-5 ton jadi total sudah ada 100 ton yang terangkut," kata Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Rabu (2/12/2020).
Dia menjelaskan, hingga saat ini proses pembersihan masih berlangsung, petugas dari DLH dibantu Sumber Daya Air diterjunkan untuk mengangkut sampah secara manual.
Tri memprediksi, proses pembersihan pengangkutan sampah baru akan rampung tiga sampai empat hari kedepan.
"Itu mungkin masih sampai tiga atau empat hari kedepan, karena dilakukan secara manual alat berat tidak bisa menjangkau sampahnya," ucap Tri.
Pantauan TribunJakarta.com, puluhan petugas kebersihan diterjunkan dalam operasi pembersihan Kali Bekasi dari tumpukan sampah kayu dan bambu.
Proses pembersihan dilakukan secara manual tanpa menerjunkan satu alat berat guna mengangkut sampah dari sungai ke atas daratan.
Petugas bekerja secara estafet.
Sampah yang didominasi kayu dan bambu diangkat secara estafet hinga menuju truk sampah yang menunggu di atas daratan.
Baca juga: Minta Maaf Telah Terjadi Kerumunan, Rizieq Shihab: Stop Sampai Pandemi Berakhir
Baca juga: Gubernur dan Wagub Terpapar Covid-19, Pemprov DKI Pastikan Pelayanan Tetap Berjalan
Proses ini tentunya memakan waktu lama, potongan kayu satu per satu diangkat menggunakan tangan hingga terkumpul di truk sampah untuk kemudian dibuang ke TPA Sumur Batu.
Dia menjelaskan, sampah kayu dan bambu yang menumpuk berasal dari hulu sungai terbawa arus ketika banjir kiriman melanda.
“Sebelum masuk musim penghujan kita sudah siap antisipasi, mencegah terjadinya banjir di Kota Bekasi, kita bergegas untuk membersihkan sampah sampah yang ada di kali agar air mengalir dengan lancar.” terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/proses-pengangkutan-sampah-di-kali-bekasi-oleh-petugas.jpg)