AC Milan Ukir Sejarah Usai Kalahkan Celtic 4-2
AC Milan menciptakan sejarah baru selepas kemenangan atas Celtic pada matchday kelima fase grup Liga Europa 2020-2021.
Dari segi peluang, I Rossoneri memiliki 14 yang 6 di antaranya mengarah tepat sasaran.
Adapun Celtic mempunyai 13 kesempatan dengan 5 tembakan menuju ke gawang.
Selepas peluit babak pertama dibunyikan, AC Milan langsung mengambill inisiatif menyerang.
Namun, laga baru berjalan tujuh menit, gawang AC Milan harus jebol oleh gol Tom Rogic.
Kesalahan antisipasi Matteo Gabbia dalam mengontrol bola umpan Gianluigi Donnarumma dimanfaatkan oleh Tom Rogic.
Usai merebut bola dari Matteo Gabbia, Tom Rogic lalu menggiring bola ke dalam kotak penalti Milan dan melepaskan sepakan via kaki kiri.
Sepakan keras Rogic gagal dibendung Gianluigi Donnarumma karena menghunjam deras ke kiri bawah gawang Milan. I Rossoneri tertinggal 0-1.
Setelah kebobolan, nasib apes harus diterima Milan setelah Simon Kjaer mengalami cedera dan tidak mampu melanjutkan laga.
Alessio Romagnoli pun masuk menggantikan posisi Simon Kjaer di jantung pertahanan.
Namun, belum sempat bangkit, gawang Milan harus kembali kebobolan pada menit ke-14 setelah penyerang Celtic, Odsonne Edouard, mencatatkan namanya di papan skor.
Berawal dari umpan terobosan Ryan Christie, Odsonne Edouard, yang lepas dari jebakan offside, merangsek masuk ke dalam kotak penalti untuk menyambut umpan.
Bola yang jatuh di kakinya langsung dicungkil Edouard via kaki kanan sehingga Donnarumma salah melakukan penyelamatan dengan bergerak ke kiri.
Bola hasil cungkilan Edouard meluncur mulus ke tengah jala gawang Milan. Milan tertinggal 0-2.
Pasukan Stefano Pioli mampu menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas Hakan Calhanoglu pada menit ke-24.
Sepakan free-kick kaki kanan Hakan Calhanoglu dari jarak 16 m menukik mulus ke pojok kiri bawah gawang Vasilios Barkas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/pemain-depan-ac-milan-asal-norwegia-jens-petter-hauge.jpg)