Breaking News:

Sepekan Dibahas di Puncak, APBD DKI Jakarta 2021 Naik Rp 1,69 Triliun Jadi Rp 84,19 Triliun

Pemprov DKI bersama para anggota dewan menyepakati besaran pagu APBD 2021 senilai Rp 84,19 triliun atau ada kenaikan Rp 1,69 triliun.

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Suasana rapat paripurna. Ada kenaikan 1,69 triliun, Pemprov DKI bersama para anggota dewan menyepakati besaran pagu APBD 2021 senilai Rp 84,19 triliun. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - DPRD DKI Jakarta bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov DKI telah merampungkan pembahasan besaran pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021.

Pembahasan rincian kegiatan dalam Rancangan APBD 2021 ini dilakukan hanya dalam waktu sepekan di Hotel Grand Cempaka Resort, Puncak Bogor, Jawa Barat.

Pemprov DKI bersama para anggota dewan pun menyepakati besaran pagu APBD 2021 senilai Rp 84,19 triliun.

Dengan kata lain, ada kenaikan 1,69 triliun dari dokumen Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang sebelumnya disepakati pada 26 November lalu senilai Rp 82,5 triliun.

Dalam Raperda APBD 2021 itu ditetapkan pendapatan daerah sebesar Rp 72,18 triliun, pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 51,89 triliun, pendapatan transfer Rp 16,87 triliun, dan pendapatan lain-lain yang sah Rp 3,42 triliun.

Kemudian, pagu belanja daerah yang ditetapkan sebesar Rp 72,96 triliun dengan rincian belanja operasi Rp 57,45 triliun, belanja modal Rp 9,99 triliun, belanja tidak terduga (BTT) Rp 5,04 triliun, dan belanja transfer Rp 498,01 miliar.

Baca juga: Kebutuhan Pilkada Aman, KPU Kota Depok Mulai Distribusikan Logistik ke-11 Kecamatan

Selanjutnya, postur pengeluaran pembiayaan diproyeksikan sebesar Rp 11,22 triliun dengan rincian Penyertaan Modal Daerah (PMD) Rp 10,99 triliun, pembayaran cicilan utang jatuh tempo Rp 33,65 miliar, serta pemberian pinjaman daerah Rp 200 miliar.

“APBD Pemprov DKI tahun 2021 telah diperhitungkan senilai Rp  84,19 triliun, apakah disetujui?,”  tanya Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi saat memimpin rapat disambut persetujuan para peserta rapat, Kamis (3/12/2020).

Sementara itu, Ketua TAPD sekaligus Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah DKI Jakarta Sri Haryati mengau bersyukur dengan rampungnya pembahasan Raperda APBD 2021 ini.

Sejumlah anggota DPRD DKI tampak meninggalkan ruang rapat paripurna setelah menyampaikan WO, Senin (7/9/2020).
Sejumlah anggota DPRD DKI tampak meninggalkan ruang rapat paripurna setelah menyampaikan WO, Senin (7/9/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI)

Pasalnya, pembahasan berlangsung demokratis dan sesuai jadwal yang ditargetkan sebelumnya.

Ia pun berjanji bakal terus berkoordinasi dengan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar anggaran tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Tentunya segala bentuk rekomendasi itu akan kami tindak lanjuti sesuai regulasi dan ketentuan yang berlaku,” ucapnya dalam rilis yang diterima TribunJakarta.com.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved