Agar Tak Lagi Indisipliner, Pemain Muda Barito Putera Ini Dikirim ke Pesantren
Lantaran ulah indisiplinernya, Yudha Febrian tak hanya harus dicoret dari Timnas U-19 Indonesia.
"Semoga kedepannya saya bisa lebih baik lagi, ini menjadi pelajaran buat saya sebagai pemain," ucapnya.
Sebelumnya, Asisten Pelatih Timnas U19, Nova Arianto turut berkomentar tentang perbuatan indisipliber yang dilakukan Yudha Febrian dan Serdy Ephy Fano.
Nova Arianto menyesalkan perbuatan keduanya yang dianggap tak menghargai kesempatan bermain bagi tim nasional.
Nova menekankan kesempatan membela timnas tak datang dua kali.
Jadi mereka mesti memanfaatkan setiap kesempatan dengan baik.
"Pesan untuk mereka, kesempatan tidak akan datang dua kali," ujar Nova Arianto dikutip BolaSport.
Baca juga: Juventus vs Torino dan Sampdoria vs AC Milan Live RCTI, Ini Jadwal dan Klasemen Liga Italia Serie A
"Selalu manfaatkan kesempatan dengan baik, tanggung jawab, dan penuh disiplin."
"Semoga mereka sadar, untuk menjadi pemain profesional itu banyak yang harus dikorbankan."
"Dan membutuhkan mental dan attitude yang baik," sambungnya.
Diketahui, pecinta sepak bola Indonesia dihebohkan dengan dicoretnya dua pemain Timnas Indonesia U19.
Dua pemain tersebut ialah Serdy Ephy Fano dan Yudha Febrian.
Keduanya dinilai melakukan tindak indisipliner berat.
Dan langsung dipulangkan ke klub masing-masing.
"Dua pemain yakni Serdy dan Yudha telah melakukan tindakan indisipliner yang berat."
"Untuk itu, kami langsung memulangkan mereka," bunyi penggalan pengumuman di laman PSSI.
Baca juga: Hadapi West Ham, Solskjaer Pede Punya Cavani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/yudha-febrian_20180930_143127.jpg)