Aksinya Tendang Wajah Pencuri di Kemang Sempat Viral, Begini Nasib Oknum Babinsa Usai Disanksi
Peristiwa itu sempat viral setelah sejumlah akun mem-posting video berisi dugaan aksi kekerasan itu di media sosial Instagram.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, MAMPANG PRAPATAN - Komandan Distrik Militer (Dandim) 0504 Jakarta Selatan Kolonel Inf Ucu Yustiana telah menindak oknum TNI Babinsa yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap pencuri di kawasan Kemang, Mampang Prapatan.
Peristiwa itu sempat viral setelah sejumlah akun mem-posting video berisi dugaan aksi kekerasan itu di media sosial Instagram.
Ucu mengatakan, oknum Babinsa tersebut telah menerima sanksi disiplin.
"Ya sanksi kita hukum disiplin. Kalau tentara kalau sudah berbuat salah itu pasti ada sanksinya," kata Ucu kepada wartawan, Sabtu (5/12/2020).
Dalam hal ini, Ucu menjelaskan bahwa sanksi disiplin yang dimaksud adalah teguran.
Meskipun hanya sebatas teguran, Ucu menyebut sanksi itu dapat mempengaruhi karier oknum Babinsa tersebut.
"Tindakan disiplin itu kan ada teguran, kemudian ada penahanan ringan, ada penahanan berat. Ini masih sifatnya teguran, tapi teguran ini kan berpengaruh terhadap pendidikan dia, terhadap pangkat dia," jelas Dandim.
Baca juga: Masalah Pembebasan Lahan Jadi Kendala Pembangunan JPO di Flyover Lenteng Agung
Baca juga: Penggemar Wingstop dan Carls Jr Kini Bisa Nikmati Menu Favoritnya di Senopati
Baca juga: Afifah Ungkit Dugaan Tindakan Pelecehan Verbal yang Dialaminya saat Debat Pilkada Depok 2020
Sebelumnya, oknum TNI Babinsa diduga melakukan tindak kekerasan saat mengamankan pengamen ondel-ondel yang mencuri ponsel milik warga di Jalan Kemang Utara, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (11/11/2020).
Dalam video yang viral di media sosial Instagram, oknum Babinsa tersebut terlihat menendang dua pengamen ondel-ondel yang melakukan pencurian.
Sambil berdiri, oknum Babinsa itu menendang ke arah wajah pengamen ondel-ondel.
Setidaknya ada tiga kali tendangan yang dilakukan. Dua ke arah pengamen ondel-ondel berkaos hitam, dan satu tendangan ke pengamen berkaos kuning.
Sementara itu, seorang pengamen ondel-ondel terlihat meminta maaf sambil berjongkok.