Cekcok Keluarga Suami Tewas Dikapak Istri, Apa Kata Bahtera?
Cekcok rumah tangga berujung tewasnya suami. Korban adalah AN (53), warga Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT).
TRIBUNJAKARTA.COM, NUSA TENGGARA TIMUR - Cekcok rumah tangga berujung tewasnya suami.
Korban adalah AN (53), warga Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dia tewas usai dibacok menggunakan kapak oleh istrinya berinisial JL.
Korban tewas setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soe, setelah mengalami luka di bagian pelipis sebelah kanan.
Bukan tanpa alasan jika JL menganiaya suaminya.
Hal itu dilakukan karena pelaku tak suka melihat korban pulang ke rumah dalam keadaan mabuk.
Usai menganiaya suaminya, JL menyerahkan diri ke polisi.
Pulang ke rumah dalam keadaan mabuk
Kasat Reskrim Polres TTS Iptu Hendricka RA Bahtera mengatakan, kejadian berawal saat AN pulang ke rumahnya dalam kondisi mabuk minuman keras.
Melihat itu, pelaku pun langsung menegurnya.
Namun, saat ditegur korban tidak terima hingga keduanya terlibat pertengkaran yang disaksikan enam anak mereka.
Masih dikatakan Bahtera, pelaku yang emosi kemudian mengambil sebilah kapak yang ada di dapur dan mengayunkannya ke arah pelipis kanan suaminya hingga membuat korban jatuh tak sadarkan diri.
Baca juga: Bersihkan Lahan di Hutan Lindung, Hasan Kaget Temukan Sesuatu, Sempat Pulang dan Kembali Lagi
Usai menganiaya suaminya, sambung Bahtera, pelaku langsung melapor ke polisi.
Polisi yang mendapat laporan tersebut langsung mendatangi lokasi.
"Usai aniaya suaminya pakai kapak, pelaku langsung menyerahkan diri ke Polsek Amanuban Selatan," kata dia kepada Kompas.com, Jumat (4/12/2020) malam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilustrasi-pembacokan_20180221_162324.jpg)