Breaking News:

Polisi Panggil Habib Rizieq

Kapolda Metro-Pangdam Jaya Beri Peringatan Keras ke Rizieq Shihab: Segera Penuhi Panggilan Penyidik

Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya memperingatkan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab untuk mematuhi hukum yang berlaku.

TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman (kiri) dan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran (kanan). Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya memperingatkan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab untuk mematuhi hukum yang berlaku. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman memperingatkan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab untuk mematuhi hukum yang berlaku.

Peringatan keras itu terkait panggilan penyidik Polda Metro Jaya terhadap Rizieq Shihab dalam kasus kerumunan di acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan pernikahan putri Rizieq Shihab yakni Najwa Shihab.

Rizieq Shihab tak memenuhi panggilan pertama polisi pada Selasa (1/12/2020).

Penyidik kemudian menjadwalkan pemeriksaan kepada Rizieq Shihab pada hari ini, Senin (7/12/2020) pukul 10.00.

Namun, berdasarkan pantauan TribunJakarta.com hingga pukul 15.00, Rizieq Shihab dan menantunya belum terlihat di Mapolda Metro Jaya.

"Kami mengimbau kepada saudara MRS agar mematuhi hukum, memenuhi panggilan penyidik dalam rangka pemeriksaan," kata Fadil di Polda Metro Jaya, Senin (7/12/2020).

Baca juga: Polisi Tunjukkan Senjata Milik Kelompok Diduga Pengikut Rizieq Shihab, Berikut Fotonya

Hal serupa diutarakan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang meminta Rizieq Shihab memenuhi panggilan penyidik.

"Saya minta MRS segera mengikuti aturan-aturan dan hukum. Kami akan tegakkan bersama Polda Metro Jaya," ujar Dudung.

Selain itu, Fadil mengatakan tidak segan menindak tegas Rizieq Shihab maupun pendukungnya yang berupaya menghalang-halangi proses penyidikan.

Baca juga: Puluhan Personel TNI Bersenjata Lengkap Berjaga di RS Polri Kramat Jati

"Kami, saya dan Pangdam Jaya, mengimbau kepada MRS dan pengikutnya untuk tdk menghalang-halangi proses penyidkan," tegas Fadil.

"Karena tindakan tersebut adalah tindakan melanggar hukum dan dapat dipidana. Apabila tindakan menghalang-halangi petugas membahayakan jiwa petugas, saya bersama Pangdam tidak akan ragu melakulan tindakan tegas," tambahnya.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved