Breaking News:

Pilkada Kota Depok

Oknum PTPS di Depok Diduga Langgar Netralitas, Tunjukan Gaya Jari yang Identik dengan Paslon Pilkada

Bawaslu Kota Depok menemukan adanya pelanggaran terkait netralitas petugas tempat pemungutan suara (PTPS).

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Ketua Bawaslu Depok Luli Barlini saat ditemui di Balaikota Depok, Senin (28/1/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MASBadan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Depok menemukan adanya pelanggaran terkait netralitas petugas Tempat Pemungutan Suara (PTPS).

Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini, mengatakan, pihaknya langsung melakukan tindakan tegas dengan memecat oknum PTPS ini.

“Ada PTPS yang tidak netral , sudah kami pecat,” kata Luli di Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Selasa (8/12/2020).

Terkait pelanggarannya, Luli mengatakan oknum PTPS ini menunjukan simbol jari yang identik dengan gaya dari satu di antara dua pasangan calon Pilkada Kota Depok 2020.

“Dia ikut menurunkan alat peraga kampanye (APK), ada simbol jari kami pecat,” tuturnya.

Bahkan, Luli mengatakan oknum PTPS tersebut hari ini menjalani sidang perdananya usai diseret ke ranah pidana terkait tindakannya itu.

“Mengarah ke pidana dan hari ini sedang dilakukan (sidang) di Pengadilan Negeri Depok,” bebernya.

Lebih lanjut, Luli berujar pihaknya juga terus melakukan sejumlah upaya pencegahan untuk meminimalisir adanya money politic alias politik uang satu hari jelang pencoblosan.

Satu di antara sejumlah upaya tersebut adalah dengan patroli rutin yang telah berlangsung selama dua hari ini.

“Sampai saat ini belum ada temuan sudah dua hari patroli untuk politik uang,” ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved