Mapolsek Ciracas Dirusak

Berkas Perkara Dilimpahkan, Prada MI Segera Jalani Sidang Perusakan Polsek Ciracas

Oditur Militer II-07 Jakarta mulai melimpahkan berkas perkara perusakan Polsek Ciracas yang dilakukan 77 oknum anggota TNI ke Pengadilan Militer.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
Suasana di Kantor Kepolisian Sektor Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (29/8/2020) dini hari 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Oditur Militer II-07 Jakarta mulai melimpahkan berkas perkara perusakan Polsek Ciracas yang dilakukan 77 oknum anggota TNI ke Pengadilan Militer.

Kepala Oditurat II-07 Jakarta Kolonel Sus Faryatno Situmorang mengatakan pihaknya sudah melimpahkan satu berkas perkara ke Pengadilan Militer.

"Satu berkas sudah dilimpahkan, kami menunggu jadwal sidang. Diperkirakan awal Januari (tahun 2021)," kata Situmorang saat dikonfirmasi di Cakung, Jakarta Timur, Rabu (9/12/2020).

Satu berkas perkara tersebut atas nama Prada MI, oknum anggota TNI yang mengaku dikeroyok warga di kawasan Arundina, Kecamatan Ciracas.

Berkas perkara Prada MI jadi yang pertama dilimpah karena saat kasus bergulir penyidik POM TNI lebih dulu melimpahkan berkas ke Oditur.

Penyidik Puspom TNI menjerat Prada MI dengan pasal 14 ayat 1, jo ayat 2 UU Nomor 1 tahun 1948 tentang peraturan Tentang Hukum Pidana.

"Untuk berkas perkara lainnya akan dilimpahkan ke Pengadilan secara bertahap," ujarnya.

Alasan Prada MI disidang lebih dulu

Kasus perusakan Polsek Ciracas, Jakarta Timur yang dilakukan 77 oknum anggota TNI pada 29 Agustus 2020 lalu segera bergulir di Pengadilan Militer.

Meski berkas perkara yang dilimpahkan penyidik Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI ke Oditurat Militer II-07 Jakarta dalam proses penelitian kelengkapan.

Kepala Oditurat II-07 Jakarta, Kolonel Sus Faryatno Situmorang, mengatakan, proses persidangan di Pengadilan Militer Jakarta ditarget dimulai pada Desember 2020.

"Diperkirakan Desember mulai sidang. Berkas Prada MI nanti termasuk yang awal disidangkan, karena berkasnya lebih dulu dilimpahkan," kata Situmorang di Cakung, Jakarta Timur, Kamis (19/11/2020).

Selain karena berkas perkara lebih dulu dilimpahkan, Prada MI termasuk yang pertama diadili karena berkas perkara 77 tersangka terpisah, bukan satu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved