Breaking News:

Natal dan Tahun Baru 2021

Prediksi Puncak Arus Pergerakan Pesawat Pada Libur Natal dan Tahun Baru Bakal Terjadi 2 Kali

AirNav Indonesia meprediksi adanya puncak arus mudik pergerakan pesawat pada angkutan Natal dan Tahun Baru 2021.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Suasana check-in di Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (1/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - AirNav Indonesia meprediksi adanya puncak arus mudik pergerakan pesawat pada angkutan Natal dan tahun baru 2021.

Direktur Utama AirNav Indonesia, M. Pramintohadi Sukarno memprediksi puncak arus mudik dan arus balik Nataru menggunakan angkutan udara pada tahun ini akan terjadi sebanyak dua kali.

"Puncak arus mudik pertama adalah pada tanggal 23 Desember 2020 dan arus balik pertama pada 27 Desember 2020," ujar Pramintohadi dalam keterantannya, Kamis (10/12/2020).

Baca juga: AirNav Indonesia Mencatat Penurunan Signifikan Jumlah Penerbangan Terjadi Bulan April 2020

Baca juga: Libur Akhir Tahun, Pergerakan Pesawat di Indonesia Diprediksi Naik 4,8 Persen

Kemudian, puncak arus mudik kedua adalah pada tanggal 30 Desember 2020 dan arus balik kedua pada 3 Januari 2021.

Pada periode angkutan Nataru ini, AirNav Indonesia menurut Pramintohadi, telah menyiapkan 52 posko monitoring yang tersebar di cabang AirNav Indonesia di seluruh Indonesia.

Posko monitoring ini berfungsi sebagai pusat koordinasi arus data dan informasi operasional layanan navigasi penerbangan selama periode Nataru.

"Waktu pelaksanaan posko adalah 18 hari kalender yaitu mulai 18 Desember 2020 sampai dengan 4 Januari 2021," sambung dia.

AirNav Indonesia telah menyiapkan Langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keselamatan penerbangan yang mungkin muncul selama angkutan Nataru.

"Kami telah membuat contingency plan untuk seluruh potensi gangguan keselamatan yang mungkin muncul mulai dari keadaan cuaca buruk, erupsi gunung berapi yang menyebabkan volcanic ash maupun gangguan keselamatan lainnya," kata Pramintohadi. 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved