Breaking News:

Ular Piton Berukuran Tiga Meter Bersarang di Kandang Ayam Milik Warga di Bekasi

Ular piton berukuran sekitar tiga meter bersarang di sebuah kandang ayam milik warga di Perumahan Citra Grand.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
ILUSTRASI Staf Kelurahan Tajur, Asep Sumarna sedang menarik ular yang membelit di atas plafon ruang kelas di SMK YZA 1 Kota Bogor untuk selanjutnya dievakuasi agar tidak membahayakan. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, JATISAMPURNA - Ular piton berukuran sekitar tiga meter bersarang di sebuah kandang ayam milik warga di Perumahan Citra Grand, RT 02 RW 11, Kelurahan Jatikarya, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi.

Komanda Regu Kompi A Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bekasi Febriyadi mengatakan, pihaknya melakukan evakuasi ulat piton tersebut pada, Rabu (9/12/2020) kemarin.

"Kemarin kita lakukan evakuasi ular sanca atau piton, di kandang ayam milik warga, laporan masuk sekira pukul setengah delapan pagi, jam delapan kita tiba di lokasi," kata Febri, Kamis (10/12/2020).

Tim Rescue lanjut dia, tidak mendapatkan kesulitan ketika proses evakuasi ular piton. Sebab, ular berukuran tiga meter itu baru saja memangsa satu ekor ayam milik warga.

"Ularkan kalau abis makan enggak ke mana-mana dia, satu ekor ayam yang ada di kandang dimakan, jadi kita evakuasi langsung keluarin aja enggak perlu cari-cari lagi," terang Febri.

Setelat berhasil dievakuasi, Tim Rescue kemudian membawa ular piton hasil tangkapan ke komunitas pecinta ular di Bekasi.

Dari situ, ular hasil evakuasi Damkar dirawat untuk selanjutnya dilepas ke habitat asli yang jauh dari pemukiman warga.

"Kita serahkan ke pecintar hewan, mereka nanti yang akan melakukan penanganan lebih lanjut," ucap Fenbri.

Adapun rumah tempat ditemukannya ular piton diketahui milik warga bernama Doni (60), di bagian pekaranganya memang terdapat sejumlah kandang ayam.

Tidak jauh dari pekarangan rumah, terdapat  pepohonan yang tumbuh cukup lebat di garis sepadan sungai.

"Ular ini diduga berasal dari sungai yang ada di belakang perumahan, pemilik rumah kebetulan memelihara ayam di pekarangan belakang, mungkin itu juga yang memancing ular itu naik ke pemukiman warga," tegas dia.

Selama musim hujan, Damkar Kota Bekasi kerap menerima laporan dari warga terkait penemuan ular yang masuk pemukiman.

"Musim hujan ini memang lebih sering laporan terkait evakuasi ular, biasanya juga kita sering evakuasi sarang tawon tapi belakangan ini lebih banyak ular," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved