Breaking News:

Angkot Si Benteng Tangerang Bakal Segera Beroperasi

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar menambahkan, akan mendorong proses lelang dapat segera rampung

TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin menghadiri acara Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang dalam agenda Pengambilan Keputusan Mengenai Penetapan Atas 2 (Dua) Raperda Kota Tangerang, Jumat (11/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin menghadiri acara Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang dalam agenda Pengambilan Keputusan Mengenai Penetapan Atas 2 (Dua) Raperda Kota Tangerang.

Salah satu Raperda yang ditetapkan dalam rapat paripurna tersebut adalah Raperda Penambahan Penyertaan Modal Pemerintah Daerah Pada Badan Layanan Umum yaitu PDAM dan PT Tangerang Nusantara Global.

Sachrudin mengungkapkan, ditetapkannya Raperda Penambahan Penyertaan Modal Pemerintah Daerah Pada Badan Layanan Umum, Pemkot Tangerang dapat melanjutkan proses pengoperasian angkutan Si Benteng yang selama ini terkendala.

"Kini prosesnya sudah bisa berlanjut agar segera beroperasi," ungkap Sachrudin usai rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang, Jumat (11/12/2020).

Ia melanjutkan, pihaknya akan menyerahkan seluruh armada Bus Rapid Transit (BRT) Kota Tangerang dan juga Si Benteng kepada PT Tangerang Nusantara Global (PT TNG) selaku pengelola layanan.

"Operasionalnya oleh operator melalui proses lelang," jelasnya.

Baca juga: Kuasa Hukum Klaim Rizieq Shihab dan 5 Tersangka Lainnya Akan Penuhi Panggilan Polisi

Baca juga: Ingin Dapat Gratis Ongkos Kirim Saat Belanja Kebutuhan Sehari-hari via Online? Begini Caranya

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar menambahkan, akan mendorong proses lelang dapat segera rampung sehingga Angkot Si Benteng dapat segera beroperasi dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

"Sebagai upaya memberikan layanan angkutan yang aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Tangerang," tukas Wahyudi.

Sebagai Informasi adapun dua Raperda yang ditetapkan dalam rapat paripurna tersebut antara lain Raperda tentang Penambahan Penyertaan Modal Pemerintah Daerah Pada Badan Layanan Umum dan Raperda tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Momor 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved