Breaking News:

Info Tekno

Intip Fitur Terbaru Mekari Flex demi Dukung Pengelolaan Benefit Karyawan

Transformasi digital diadaptasi oleh bisnis merupakan langkah awal masa transasi menuju future of work.

Freepik
Ilustrasi 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pandemi yang terjadi saat ini mempercepat hadirnya future of work, dimana dunia kerja akan berubah seiring dengan tren perkembangan teknologi automasi, artificial intelligence, robotik dan lainnya.

Budaya remote working dan jadwal kerja yang fleksibel misalnya akan menjadi norma baru dalam operasional bisnis.

Transformasi digital yang selama pandemi ini diadaptasi secara masif oleh bisnis merupakan langkah awal masa transisi menuju future of work.

amun, dibutuhkan persiapan secara komprehensif dari perusahaan dan human resources (HR) untuk memastikan karyawan siap menjalankan transisi kerja ini dengan baik.

Pada sesi Mekari Flex Virtual Launch yang diadakan pada Kamis (10/12), Audi Lumbantoruan, Chairman dan Founder FutureHR (FTHR), menjelaskan bahwa penting bagi perusahaan dan HR untuk memahami apa yang dibutuhkan oleh karyawan, bagaimana membuat mereka merasa dimengerti dan dihargai, juga meningkatkan pengalaman mereka.

Baca juga: Dianggap Bak Jaden Smith di Konser Kedua, Begini Perjuangan Ruben Onsu Bantu Penampilan Betrand Peto

"Pemenuhan hal tersebut menjadi kunci mempercepat peningkatan produktivitas dan keterlibatan karyawan untuk memajukan organisasi.," imbuhnya dalam keterangan resminya. 

Pemberian benefit karyawan menjadi salah satu hal krusial yang perlu dipertimbangkan oleh perusahaan di masa transisi ini. Perusahaan yang memberikan benefit secara fleksibel sesuai kebutuhan akan membuat karyawan merasa dimengerti yang berdampak pada peningkatan produktivitas.

“Masa transisi ini merupakan tantangan bagi setiap karyawan, baik dari sisi personal dan profesional. Salah satu bentuk perhatian yang bisa diberikan perusahaan adalah melalui pemberian benefit fleksibel sesuai kebutuhan, misal asuransi, kesehatan fisik dan mental, self-development dan lainnya. Namun disisi lain, ada tantangan yang dihadapi perusahaan untuk menghadirkan konsep flexible benefit dengan tepat dan efisien,”ujar Suwandi Soh, CEO Mekari.

Berkomitmen dalam menghadirkan solusi modern bagi bisnis, Mekari sebagai perusahaan software as a service untuk bisnis UKM dan mid-enterprise menghadirkan produk terbaru yang dapat membantu bisnis mengelola flexible employee benefit dengan mudah melalui Mekari Flex. 

Baca juga: Susul Rizieq Shihab, Tiga Tersangka Kasus Kerumunan Menyerahkan Diri ke Polda Metro Jaya

Melalui Mekari Flex, karyawan memiliki kebebasan memilih ragam benefit sesuai kebutuhan dari pilihan rekanan vendor yang sudah tersedia di aplikasi. Beberapa rekanan yang bisa menjadi pilihan karyawan dalam memilih benefit di Mekari Flex antara lain Salvus dan Future Ready di kategori asuransi, Doogether, Good Doctor, Riliv, Triasse, Kulina, YellowFit Kitchen untuk kategori wellness, dan di kategori lifestyle yaitu Houzcall, Sayurbox, dan Cakap.

“Setiap karyawan bisa langsung memilih benefit yang dibutuhkan melalui aplikasi dengan saldo yang sudah dialokasikan oleh perusahaan. Karyawan bisa memantau penggunaan saldo tersebut dan jika saldo habis, ada opsi bagi karyawan untuk mengakses gaji lebih awal untuk membeli benefit dan akan dipotong pada payroll di bulan mendatang.” ujar Arvy Egadipoera, SVP CEO Office Mekari.

Memasuki era future of work kedepannya, perusahaan yang mengedepankan fleksibilitas dan personalisasi dalam pemberian benefit memiliki peluang lebih tinggi dalam meningkatkan kebahagiaan serta retensi karyawan.

Hal tersebut berdampak pada produktivitas dan kinerja positif perusahaan kedepannya.

Tidak hanya itu, konsep flexible benefit yang diterapkan juga akan menarik talenta baru yang unggul untuk bergabung dengan perusahaan. (*)

Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved