Pengikut Habib Rizieq Tewas
Kasus 6 Laskar FPI Tewas, Kapolda Metro Jaya Dimintai Keterangan Komnas HAM
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memanggil Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran.
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat
TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memanggil Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran.
Fadil Imran pun kini berada di Kantor Komnas HAM, pada Senin (14/12/2020).
Berdasarkan keterangan sekuriti setempat, Fadil Imran bersama rombongannya tiba sekira pukul 12.00 WIB.
"Tibanya pukul 12.00 WIB," kata sekuriti tersebut, di lokasi.
Awak media elektronik dan cetak pun menanti hasil keterangan dari Irjen Pol Fadil Imran.
Turut hadir pula Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto di lokasi.
Sebelumnya, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memanggil Direktur Utama Jasa Marga dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran.
Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Choirul Anam, mengatakan pemanggilan tersebut untuk memintai keterangan mereka.
Terkhusus kasus tewasnya enam laskar Front Pembela Islam (FPI), di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek kilometer 50, pada Senin (7/12/2020) dini hari.
Sebabnya, kamera CCTV milik Jasa Marga menjadi satu-satunya alat bukti yang kuat guna penyidikan.
Sayangnya, pihak Jasa Marga menyatakan sistem kamera CCTV yang terdapat di ruas jalan tol tersebut rusak.
"Tim telah melayangkan surat panggilan untuk permintaan keterangan kepada direktur utama PT Jasa Marga dan Kapolda Metro Jaya," kata Choirul, dalam keterangan resminya, Kamis (10/12/2020)
Sebelumnya, Komnas HAM juga telah memeriksa sejumlah saksi dari FPI, keluarga korban, dan masyarakat yang sempat melintas di lokasi kejadian.
Baca juga: 3 Anggota FPI Minta Ditahan di Polda Metro Jaya, Polisi Lanjutkan Pemeriksaan
Baca juga: Polisi Akan Periksa Keluarga 6 Anggota FPI yang Tewas
Baca juga: Jokowi Tanggapi Kasus FPI dan Rizieq Shihab, Rocky Gerung: Saya Amati Bahasa Tubuh Beliau
"Tim juga masih pemantauan lapangan secara langsung dan memperdalam kasus," tambah Choirul.
Dia berharap, Direktur Utama (Dirut) PT Jasa Marga dan Irjen Pol Fadil Imran dapat dimintai keterangannya agar kasus ini cepat menemukan titik terang.
"Semoga semua pihak dapat bekerjasama membuat terangnya peristiwa," tutup Choirul.